Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Desa Ramah Perempuan Adopsi Perspektif Gender

📅 Sabtu, 11 Mar 2023, 01:30 WIB | Oleh:
Desa Ramah Perempuan Adopsi Perspektif Gender Doc: Koran Jakarta/Muhamad Marup
Ket. Staf Ahli Menteri Bidang Penanggulangan Kemiskinan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), Titi Eko Rahayu

JAKARTA - Staf Ahli Menteri Bidang Penanggulangan Kemiskinan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), Titi Eko Rahayu mengatakan program Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA), menggunakan tiga kategori anggaran. Hal tersebut sesuai konsep DRPPA yang mengintegrasikan perspektif gender dan anak dalam pengembangan desa.

"Kita kembalikan kepada konsep DRPPA. Ini mengintegrasikan perspektif gender dan anak. Tentunya ini anggaran responsif gender dan ramah anak. Anggaran itu ada tiga kategori," ujar Titi, dalam Media Talk secara daring, Jumat (10/3).

Titi menjelaskan, anggaran pertama adalah anggaran mainstream untuk menyelesaikan kesenjangan gender. Termasuk di dalamnya adalah dana desa yang bisa dialokasikan untuk program responsif gender.

Kategori kedua yaitu anggaran afirmasi untuk memenuhi kebutuhan satu kelompok di desa tersebut. Ada juga anggaran kelembagaan yang di dalamnya mencakup komitmen kepala desa terhadap pelaksanaan desa ramah perempuan dan anak.

"Jadi ketika Kepala Desa berkomitmen ramah perempuan dan anak, anggaran desa itu untuk anggaran DRPPA juga," tandasnya.

Dana Desa

Kepala Desa Watukebo Jawa Timur, Sri Bunik Eka Diana, mengatakan, pihaknya mengalokasikan dana desa dalam pelaksanaan program DRPPA. Pada tahun 2022, pihaknya menganggarkan 22 juta rupiah dari dana desa untuk kegiatan pelatihan.

"Kegiatannya terserap pada pelatihan-pelatihan karena awal kegiatan. Ini untuk memberikan modal kepada kader agar memiliki ilmu apa sih DRPPA," jelasnya.

Kepala Desa Pulau Sewangi, Kalsel, Syarifah Saufiah mengatakan, penganggaran dana desa menyesuaikan Surat Keputusan Bupati. Dalam penggunaannya, pihaknya menggunakan 76 juta rupiah untuk berbagai program. ν ruf/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Warga Russia Menjerit! Pemb...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.