Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Segera Pulihkan 6.000 Hektare Padi Kebanjiran

📅 Jumat, 03 Mar 2023, 04:00 WIB | Oleh:
Segera Pulihkan 6.000 Hektare Padi Kebanjiran Doc: ANTARA/Fakhri Hermansyah
Ket. Foto udara banjir di Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (25/2).

BEKASI - Banjir kali ini cukup menghantam para petani Bekasi karena tidak kurang dari 6.000 hektare sawah terendam akibat hujan intensitas tinggi ditambah luapan air sungai. "Ini berdasarkan pembacaan citra satelit," kata Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, di Bekasi, Kamis (2/3).

SyahrulYasin Limpo sempat meninjau sawah terdampak banjir di Desa Sukabakti Kecamatan Tambelang.
Dia juga menyebutkan sedikitnya ada 700 hektare sawah turut tergenang banjir di Kecamatan Tambelang. "Saat ini kami langsung berembuk bersama pemerintah daerah untuk langkah selanjutnya untuk mengatasi kasus ini," ucapnya.

Berdasarhasil koordinasi di lapangan, Syahrul bersama Pemerintah Kabupaten Bekasi akan mengambil tiga langkah penanganan. Pertama, mendata dan mengklasifikasikan kondisi sawah yang tergenang.
Dia menyebutkan bahwa pendataan dan klasifikasi dampak banjir ini berkaitan dengan bantuan skala prioritas kepada para petani terdampak terparah.

Perlu ada klasifikasi daerah terdampak terparah, sedang, dan masih bisa diselamatkan. Semua daerah terparah yang tidak bisa diselamatkan, dia berjanji dengan pemerintah daerah akan menyiapkan bibit dan supporting system lain. Langkah penanganan kedua dengan memberikan bantuan pompa air kepada para petani yang lahannya tergenang.

Syahrul menjanjikan bakal menurunkan pompa dengan jumlah maksimal yang dimiliki Kementerian Pertanian. Pompa akan dikendalikan bupati. Beberapa pompa air juga dibantu dari pemerintah daerah. Penanganan ketiga, memberikan pendampingan kepada petani sampai bisa memulai menanam kembali, agar petani tak merugi.

Dia minta laporan tiap tiga hari. Menurutnya, padi yang kebanjiran dalam tiga hari masih bisa bertahan. Asalkan langsung dikeringkan. "Bahkan ada padi yang bertahan sampai lima hari," tandasnya. "Upaya Ini akan diikuti dirjen terkait dari tanaman pangan. Semua dirjen Kementan akan menyatu bersama pemerintah daerah mengatasi masalah petani tersebut," ujar Syahrul.

Mentan minta jajarannya juga untuk mempercepat pemulihan lahan sawah terdampak banjir tersebut. Dia memberi contoh, sesluruh tanaman padi segera diberi perawatan intensif. Di antaranya dengan memberi pupuk. Namun apabila padi sudah tak bisa diselamatkan, segera ditanam lagi.

Dia mengingatkan, masalah banjir pertanian ini perlu segera teratasi karena Kabupaten Bekasi adalah penyangga pangan Jakarta dan sekitarnya. "Bekasi merupakan lumbung pangan dengan wilayah subur yang berpotensi besar menguatkan ketahanan pangan nasional. Maka, banjir ini diharap segera lewat dan Bekasi cepat pulih," ujarnya.

Sedangkan Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Dedy Supriyadi, menjelaskan bahwa rata-rata tinggi genangan banjir 30 sampai 40 centimeter sejak 5 hari lalu. Dedy sudah mengeluarkan keputusan Bupati tentang tanggap darurat bencana banjir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

50 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Olahraga
Ganda Campuran Indonesia Ra...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.