Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sineas Muda Didorong Tembus Festival Film Internasional

📅 Kamis, 02 Mar 2023, 18:58 WIB | Oleh:
Sineas Muda Didorong Tembus Festival Film Internasional Doc: Muhamad Ma'rup
Ket. Kurator Layar Indonesiana, Ifa Isfansyah dan Pegiat Festival Film, Rina Damayanti (kiri) bersama para sineas peserta Layar Indonesiana, dalam konferensi pers, di Jakarta, Kamis (2/3).

JAKARTA - Direktur Perfilman Musik dan Media Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Ahmad Mahendra, memastikan pihaknya mendorong sineas muda menembus festival film internasional. Salah satunya melalui Kompetisi Produksi Film Pendek Layar Indonesiana 2023.

"Program Layar Indonesiana ini merupakan wadah persemaian bakat-bakat baru perfilman yang menopang regenerasi sineas nasional. Juga merupakan wujud dukungan nyata dari pemerintah untuk melahirkan karya film yang semakin diakui dunia," ujar Ahmad, dalam keterangannya terkait Layar Indonesiana 2023, di Jakarta, Kamis (2/3).

Dia menerangkan, setiap tahunnya kompetisi ini diikuti oleh lebih dari 300 proposal film. Hanya 10 proposal film terbaik yang berhak mendapatkan fasilitas dana produksi, mentoring dari filmmaker nasional maupun internasional.

Dia menambahkan, Layar Indonesiana 2023 melibatkan mentor dan narasumber sineas dari dalam dan luar negeri, antara lain Short Course dari New York Film Academy dan Programmer dari Busan International Film Festival, Park Sung Ho. Hasil produksi film Layar Indonesiana ini nantinya juga akan diputar perdana dalam ajang Jogja-Netpac Asian Film Festival (JAFF) 2023 yang akan datang.

"Ini merupakan wujud penguatan program Layar Indonesiana, yaitu mendorong distribusi film pendek ke berbagai festival film nasional maupun internasional," tandasnya.

Keberagaman Pesan

Kurator Layar Indonesiana, Ifa Isfansyah, memastikan, sineas dari seluruh daerah Indonesia berkesempatan mengikuti Layar Indonesia. Dia menyebut, setiap film dalam Layar Indonesiana memiliki keberagaman pesan mulai dari personal pembuatnya sampai kritik sosial politik.

"Ruang kreatifnya besar. Isu, pernyataan, dan bentuk yang dipilih kalau ada di zaman dulu susah dilarang. Selain mencari bakat agar tidak habis, kita perhatikan film punya statement dan kedekatan personal pembuatnya," katanya.

Dia mengatakan, pendanaan Layar Indonesiana tidak hanya produksi film saja. Program ini juga menyediakan dana bagi sineas beserta karyanya masuk jaringan film internasional. "Kita memastikan ada dana tidak hanya produksi, tapi submit ke jaringan film internasional," jelasnya.

Pegiat Festival Film, Rina Damayanti, menyebut, dalam setiap tahapan Layar Indonesiana harus mampu memberikan dampak kepada peserta. Tahun 2023 ini, selain 25 proposal terpilih mengikuti Short Course bersama New York Film Academy, 10 proposal yang akan diberikan fasilitasi dan diberikan pendampingan oleh mentor terbaik.

"Industri perfilman merupakan subsektor industri kreatif yang terus tumbuh dan semakin kuat bersama dengan antusias penikmat maupun pelaku perfilman Indonesia," terangnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Harga Cabai Rawit Rp85.500/Kg, Telur Ayam Rp28.350/Kg

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp85.500/...
Advertisement
Klasemen Liga Spanyol: Barcelona Masih di Puncak, Madrid Naik ke Posisi Kedua

Klasemen Liga Spanyol: Barcelona Masih di Puncak, Madrid Naik ke Posisi Kedua

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.