Pertumbuhan Ekonomi Turki Diperkirakan Merosot Secara Signifikan Usai Gempa Bumi
📅 Selasa, 28 Feb 2023, 16:49 WIB | Oleh: Mafani Fidesya
Doc: Istimewa
Ekonomi Turki tumbuh 5,6% pada tahun 2022, data resmi menunjukkan pada hari Selasa, tetapi pertumbuhan diperkirakan akan melambat secara signifikan menjadi 2,8% pada tahun 2023 setelah gempa bumi bulan ini menyebabkan kerusakan yang meluas di bagian selatan negara itu.
Perekonomian mulai mendingin pada paruh kedua tahun 2022 dengan penurunan permintaan domestik dan asing, sebagian karena perlambatan mitra dagang utama Turki yang merugikan ekspor akibat perang di Ukraina.
Pertumbuhan mencapai 3,5% pada kuartal keempat tahun 2022, turun dari revisi 4% pada kuartal ketiga dan 7,8% pada kuartal kedua.
Pada tahun 2022, kegiatan keuangan dan asuransi tumbuh 21,8%, diikuti oleh sektor jasa yang naik 11,7%, menurut data Institut Statistik Turki. Kontraksi hanya tercatat di sektor konstruksi yang menyusut 8,4%, data menunjukkan.
Untuk mengatasi perlambatan, bank sentral memangkas suku bunga kebijakannya sebesar 500 basis poin pada akhir tahun lalu dan kemudian 50 basis poin lagi menjadi 8,5% minggu lalu untuk mendukung pertumbuhan setelah gempa bumi yang menewaskan lebih dari 50.000 orang di Turki dan sekitarnya. Suriah.Pertumbuhan produk domestik bruto pada tahun 2023 diperkirakan sebesar 2,8%, berdasarkan estimasi median dalam jajak pendapat Reuters. Prediksi berkisar antara 1,2% hingga 3,9%.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam jajak pendapat yang dilakukan pada bulan Januari, sebelum gempa bumi, estimasi rata-rata pertumbuhan ekonomi tahun 2023 mencapai 3%.
Kelompok bisnis dan ekonom mengatakan pembangunan kembali dapat menelan biaya Turki hingga $100 miliar dan memangkas satu hingga dua poin persentase dari pertumbuhan tahun ini.
Dua gempa bumi yang terjadi pada 6 Februari menyebabkan kerusakan fisik langsung sekitar $34,2 miliar, tetapi total biaya rekonstruksi dan pemulihan yang dihadapi negara tersebut bisa dua kali lebih tinggi, kata Bank Dunia pada hari Senin.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!