Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AS: Pandemi Covid Kemungkinan Muncul dari Kebocoran Lab Tiongkok

📅 Senin, 27 Feb 2023, 15:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
AS: Pandemi Covid Kemungkinan Muncul dari Kebocoran Lab Tiongkok Doc: CNA/REUTERS/Dado Ruvic/Illustration
Ket. Arsip Foto - Sebuah tabung reaksi berlabel "Covid-19 varian Omicron test positive" terlihat dalam gambar ilustrasi yang diambil 15 Januari 2022.

WASHINGTON - Pandemi virus corona kemungkinan muncul dari kebocoran laboratorium Tiongkok, Departemen Energi AS melaporkan. Gedung Putih, pada Minggu (26/2), menyatakan intelijen Amerika masih terbelah terkait masalah ini.

Penetapan yang dicatat dalam laporan rahasia oleh kantor Direktur Intelijen Nasional Avril Haines, kata The Wall Street Journal, menandai perubahan dalam sikap Departemen Energi, yang sebelumnya menyatakan belum memutuskan tentang bagaimana virus itu muncul.

Orang-orang yang membaca laporan rahasia tersebut, seperti dikutip Journal dan The New York Times, mengatakan bahwa Departemen Energi membuat keputusan dengan "keyakinan rendah", menyoroti bagaimana berbagai lembaga tetap terbelah terkait asal-usul Covid-19 dan pandemi yang melanda dunia pada awal 2020.

Kesimpulannya, yang dilaporkan sebagai hasil intelijen baru, tetap penting karena departemen mengawasi jaringan laboratorium nasional, termasuk beberapa yang melakukan penelitian biologi tingkat lanjut.

Departemen tersebut saat ini bergabung dengan Biro Investigasi Federal (FBI) dengan keyakinan bahwa pandemi yang telah menewaskan hampir tujuh juta orang adalah hasil dari kecelakaan di laboratorium Tiongkok.

Empat badan intelijen AS percaya Covid terjadi melalui transmisi alami, sementara dua lainnya masih belum diputuskan, Journal melaporkan.

Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih Jake Sullivan menekankan "beragam pandangan" tentang masalah ini.

"Saat ini, belum ada jawaban pasti yang muncul dari komunitas intelijen atas pertanyaan ini," katanya kepada CNN, Minggu.

Pada pertengahan Februari, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) berjanji akan melakukan segala kemungkinan "sampai kami mendapatkan jawaban" tentang asal-usul Covid. WHO menyangkal laporan yang menyatakan bahwa badan tersebut telah mengabaikan penyelidikannya.

Komunitas ilmiah memandang penting untuk menentukan asal-usul pandemi untuk melawan atau bahkan mencegah pandemi berikutnya dengan lebih baik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Luar Negeri
Paus Leo XIV Desak Dunia La...

PDIP Jatim Bidik Kursi Gubernur pada Pemilu 2029

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
PDIP Jatim Bidik Kursi Gube...
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.