Berita Gembira, Angka Kesembuhan Covid-19 Bertambah 224 Orang Pada Akhir Pekan
📅 Minggu, 26 Feb 2023, 22:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/HO-Satgas Covid-19
Jakarta - Berita gembira. Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 menyebutkan angka kesembuhan Covid-19 bertambah 224 orang pada akhir pekan ini hingga pukul 12.00 WIB.
Data Satgas Covid-19 yang diterima di Jakarta, Minggu menyebutkan, dengan penambahan angka kesembuhan itu maka total kesembuhan Covid-19 sejak Maret 2020 berjumlah 6.571.187 orang.
Satgas mencatat penambahan angka kesembuhan Covid-19 terbanyak di Provinsi DKI Jakarta sebanyak 102 orang, Jawa Tengah 55 orang, Banten 26 orang, Jawa Barat 19 orang, dan Jawa Timur sembilan orang.
Sementara itu, tercatat penambahan kasus harian Covid-19 mencapai 177 orang. Provinsi yang menjadi penyumbang penambahan kasus terbanyak yakni DKI Jakarta 76 kasus, Jawa Barat 47 kasus, Banten 18 kasus, Jawa Timur 16 kasus, dan Jawa Tengah enam kasus.
Adanya penambahan kasus harian itu maka total kasus terkonfirmasi positif sejak Maret 2020 berjumlah 6.735.628 orang.
Sedangkan penambahan kasus meninggal tercatat sebanyak tiga orang, yakni di Provinsi DKI Jawa Timur dua orang dan Kalimantan Utara satu orang.
Satgas Covid-19 juga mencatat jumlah kasus aktif yang mencakup penderita Covid-19 yang masih menjalani perawatan dan isolasi mandiri pada hari ini sebanyak 3.533 kasus aktif, turun 50 orang dibandingkan hari sebelumnya (25/2).
Selain itu terdapat pula 626 orang yang masuk dalam kategori suspek. Hasil tersebut didapat setelah dilakukan pengujian pada hari ini terhadap 12.064 spesimen dari 9.350 orang yang diperiksa di ratusan jaringan laboratorium di seluruh Indonesia.
Sementara itu, tingkat positif ataupositivity ratespesimen harian adalah 2,56 persen dan untuk tingkatpositivity rateorang harian adalah 1,89 persen.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin berencana menemui pimpinan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Mei tahun ini untuk mendiskusikan rencana perubahan status pandemi menjadi endemi Covid-19 di Indonesia.
"Saya ingin ketemu dengan kepala WHO sendiri nanti rencananya pada bulan Mei, untuk bicara, kalau kita melakukan, apakah itu tepat atau 'proper' atau caranya yang pas, 'timing'-nya yang pas seperti apa," kata Budi Gunadi Sadikin.
Menkes menjelaskan bahwa pihaknya telah berdiskusi dengan pejabat setingkat eselon satu di WHO terkait deklarasi endemi Covid-19 di Indonesia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!