Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sinergi dari Hulu ke Hilir untuk Menjaga Ketahanan Pangan

📅 Sabtu, 25 Feb 2023, 00:00 WIB | Oleh:
Sinergi dari Hulu ke Hilir untuk Menjaga Ketahanan Pangan Doc: ANTARA/MARTHA HERLINAWATI SIMANJUNTAK
Ket. Deputi Gubernur BI, Aida S Budiman, pada kegiatan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan dan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan, di Jakarta, Jumat (24/2).

JAKARTA - Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Aida S Budiman, menekankan sinergi dari hulu ke hilir menjadi kunci untuk menjaga ketahanan pangan, yang sekaligus menjadi fokus kegiatan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) pada 2023.

"Inilah fokus tahun kedua GNPIP, judulnya kita melakukan sinergi dan inovasi untuk ketahanan pangan nasional," kata Aida pada kegiatan GNPIP dan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) dengan tema Sinergi dan Inovasi untuk Ketahanan Pangan Nasional melalui Program Sumsel Mandiri Pangan dipantau virtual di Jakarta, Jumat (24/2).

Seperti dikutip dari Antara, Aida menuturkan sinergi dan inovasi harus dilakukan end to end atau terintegrasi dari hulu sampai ke hilir mulai dari produksi, pengelolaan panen dan pascapanen hingga pemasaran. GNPIP berupaya untuk mengurangi laju inflasi bahan pangan dari sisi suplai dan mendorong produksi.

"Sinergi dan inovasi itu kunci penguatannya adalah kita melakukan end to end jadi dari hulu sampai hilir," ujarnya.

Sinergi dan inovasi tersebut juga dilengkapi dengan gerakan-gerakan konkret untuk memastikan ketahanan pangan pada 2023 seperti kerja sama antardaerah dan komitmen operasi pasar menjelang Hari Besar Keagamaan dan Nasional (HBKN).

Ketersediaan Pasokan

Aida mengajak semua pihak untuk bersinergi mewujudkan ketersediaan pasokan dalam menjaga ketahanan pangan nasional, terutama menghadapi tantangan anomali cuaca dan musim kemarau lebih kering pada 2023.

"Pangan ini adalah kebutuhan dasar dari masyarakat kita. Jadi, mari kita penuhi kebutuhan dasar itu dengan jumlah yang cukup dan harga yang terjangkau," ujarnya.

Sinergi bersama juga penting dilakukan untuk menjaga keterjangkauan harga pangan. Harga terjangkau berarti konsumen bisa membeli barang, tetapi tetap memberikan kesejahteraan bagi petani.

Menurut Aida, hal itu sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pembukaan Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) Tahun 2023 di Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (23/2), agar pemerintah daerah menjaga pasokan dan harga di wilayahnya untuk mengantisipasi ancaman persoalan pangan.

Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), musim kemarau tahun 2023 lebih kering jika dibandingkan dengan periode tiga tahun terakhir yang terhitung sejak 2020, 2021, dan 2022.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
102 Ribu Warga Depok Segera...
Daerah
Insiden Kapal Virgo: 1 Penu...
Nasional
Jejak Hatta-Sjahrir Dihidup...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.