Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Bantuan dengan Aksi Nyata, Menko PMK: Diplomasi Kemanusiaan untuk Turki dan Suriah Terus Berlanjut

📅 Sabtu, 25 Feb 2023, 03:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Bantuan dengan Aksi Nyata, Menko PMK: Diplomasi Kemanusiaan untuk Turki dan Suriah Terus Berlanjut Doc: ANTARA/HO-Humas Kemenko PMK.
Ket. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy.

Jakarta - Perkuat bantuan dengan aksi nyata. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan diplomasi kemanusiaan yang dilakukan untuk Turki-Suriah terus berlanjut dan menjadi rujukan untuk agenda bantuan kemanusiaan berikutnya.

"Akan segera ditindaklanjuti hal yang didapatkan selama diplomasi kemanusiaan. Seluruh tim telah bertemu dengan beberapa pejabat di Turki yang akan menjadi rujukan untuk agenda berikutnya," kata Muhadjir Effendy dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat.

Menko PMK menekankan bahwa Indonesia akan terus memberikan dukungan semaksimal mungkin untuk membantu penanganan pascagempa.

"Pada intinya, Indonesia secara maksimal akan memberikan dukungan karena rakyat Indonesia dan Turki adalah bersaudara, derita rakyat Turki adalah derita rakyat Indonesia. Oleh karena itu sudah seharusnya Indonesia membantu. Begitu pula dengan apa yang pernah dilakukan Pemerintah Turki ketika Indonesia dalam kesusahanyang secara cepat datang untuk membantu," katanya.

Muhadjir menjelaskan bahwa agenda bantuan kemanusiaan lanjutan yang dimaksud, antara lain bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi pascagempadan bantuan obat-obatan, vaksin, hingga serum tetanus yang diperlukan pascabencana.

Menko PMK menjelaskan bahwa Tim Bantuan Kemanusiaan Indonesia untuk korban gempa Turki dan Suriah telah kembali ke Tanah Air, Jumat.

"Alhamdulillah, tim yang melakukan tugas kemanusiaan ke Turki dan Suriah telah tiba di Tanah Air dengan selamat dan menjalankan misinya dengan sangat baik. Begitu pula diplomasi kemanusiaan Turki-Suriah telah terlaksana dengan baik," katanya.

Sementara itu, menurut informasi dari Kemenko PMK, kepulangan Tim Bantuan Kemanusiaan RI dibarengi dengan kepulangan Tim IndonesiaSearch and Rescue(INASAR) dari Basarnas. Sebanyak 50 orang telah bertugas dalam membantu pencarian dan penanganan korban gempa di Kota Antakya, Provinsi Hatay, Turki.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto menambahkan penyaluran bantuan kemanusiaan seberat 80 ton untuk Turki dan seberat 78 ton untuk Suriah berjalan dengan lancar dan aman.

"Kepulangan sejumlah 50 orang Tim INASAR dikarenakan Pemerintah Turki sudah menghentikan proses pencarian pertolongan dan evakuasi," katanya.

Suharyanto mengatakan bahwa tim dari Indonesia yang masih menetap di Turki adalah tim kesehatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Olahraga
Janice/Hunter Melaju ke Fin...
Ekonomi
AirNav Indonesia Perkuat Ko...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.