Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ayah Gadis yang Meninggal Karena Flu Burung Dinyatakan Positif H5N1

📅 Sabtu, 25 Feb 2023, 10:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ayah Gadis yang Meninggal Karena Flu Burung Dinyatakan Positif H5N1 Doc: CNA/AP
Ket. Penyakit flu burung H5N1 biasanya menyebar dari burung ke manusia melalui kontak langsung. Wabah global juga bertanggung jawab atas kematian puluhan ribu burung liar.

PHNOM PENH - Ayah dari seorang gadis Kamboja berusia 11 tahun yang meninggal karena flu burung dinyatakan positif terkena virus tersebut, kata pejabat kesehatan, Jumat (24/2).

Gadis itu jatuh sakit pada 16 Februari dengan gejala demam, batuk, dan sakit tenggorokan. Ia meninggal pada Rabu (22/2) akibat virus flu burung H5N1, kata Kementerian Kesehatan Kamboja dalam pernyataannya.

Pihak berwenang mengumpulkan sampel dari 12 orang pada Kamis (23/2) yang melakukan kontak dengan gadis itu.

Ayahnya yang berusia 49 tahun adalah satu-satunya orang yang dinyatakan positif, meskipun dia tidak menunjukkan gejala, kata kementerian.

Pejabat kesehatan sedang mencari sumber wabah.

Burung liar ditemukan mati di sebuah danau dekat desa terpencil, tempat tinggal gadis itu.

Penyakit ini biasanya menyebar dari burung ke manusia melalui kontak langsung.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyerukan kewaspadaan setelah terdeteksi flu burung pada mamalia awal bulan ini. Tetapi WHO menekankan bahwa risiko terhadap manusia rendah.

Kasus infeksi terbaru adalah kejadian flu burung ke-58 yang tercatat di Kamboja sejak kasus manusia pertama di negara itu ditemukan hampir dua dekade lalu.

Eropa dilanda wabah flu burung terburuk sejak akhir 2021, Amerika Utara dan Selatan juga mengalami wabah parah.

Puluhan juta unggas peliharaan di seluruh dunia, banyak dengan strain H5N1, telah dimusnahkan.

Wabah global juga bertanggung jawab atas kematian puluhan ribu burung liar.

Deteksi penyakit flu burung baru-baru ini pada sejumlah mamalia, termasuk rubah, berang-berang, cerpelai, singa laut, dan bahkan beruang grizzly, telah memicu kekhawatiran bahwa manusia bisa lebih berisiko.

Secara global, ada lebih dari 450 kasus flu burung yang fatal sejak tahun 2003, menurut WHO.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.