Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bogor Segera Terapkan Sistem Kabel Bawah Tanah

📅 Kamis, 23 Feb 2023, 04:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bogor Segera Terapkan Sistem Kabel Bawah Tanah Doc: ANTARA/HO/Pemkot Bogor
Ket. Wakil Wali Kota Bogor Dedie Abdul Rachim (kesatu dari kanan) saat melakukan studi banding ke Kota Semarang yang sudah lebih dulu menerapkan sistem ducting atau proyek prasarana pasif telekomunikasi, Senin (20/2).

BOGOR - Pemerintah Kota Bogor akan menerapkan sistemkabel tanam bawah tanah untuk seluruh penyedia layanan dan fasilitas lain. Tujuannya, untuk memperindah kota, tanpa menurunkan kegiatan ekonomi masyarakat. Rencana ini diungkap Wakil Wali Kota Bogor, Dedie Abdul Rachim, Rabu (22/2).

Rencana tersebut diungkapkan usai dia studi banding ke Semarang, Senin (20/2). Selama ini, Kota Semarang sudah menerapkan sistem ducting atau proyek prasarana pasif telekomunikasi. Wakil Wali Kota Bogor didampingi beberapa pejabat daerah untuk melihat langsung jalan utama Kota Semarang yang menerapkan sistem ducting atau kabel tanam bawah tanah, di antaranya Jalan Panandaran, Jalan Pemuda, dan Jalan Gajah Mada.

Jika tak meleset, akhir bulan ini titik-titik tersebut kabel-kabel yang melintang sudah tertanam di bawah tanah. Menurutnya, kabel di atas tanah mengganggu keindahan kota dan secara visual sangat tidak estetis. Maka, dia menegaskan pemasangan kabel atas, khususnya kabel fiber optik yang dilakukan operator maupun provider, tidak bisa dilakukan lagi ke depan secara semena-mena.

Menurut Dedie, Pemkot Bogor terus mencari solusi agar keindahan kota dan kegiatan ekonomi rakyat tidak menjadi permasalahan besar di kemudian hari. Meski begitu, dia mengakui rencana ini tidaklah mudah. Rencana penataan kabel-kabel sudah dibahas sejak 2019. Namun masih banyak kendala, terutama untuk menerapkan kabel tanam bawah tanah.

Ini melibatkan juga asosiasi-asosiasi, perusahaan jasa atau provider-provider yang menggunakan kabel fiber optik melalui lintasan atas. Ini juga harus dikoordinasikan dengan beberapa instansi, seperti Telkom, PGN, termasuk juga PLN dan PDAM. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
PSS Sleman Gagal Melanjutka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.