Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kaum Muda Punya Peran Strategis dalam Pencapaian Target Zero Waste, Zero Emission

📅 Selasa, 21 Feb 2023, 18:33 WIB | Oleh:

Kabar baiknya, peluang ini telah ditangkap langsung oleh Industri Kosmetik dan didukung oleh BPOM. Mendukung upaya penjualan kosmetik tanpa kemasan dengan cara isi ulang saat ini BPOM sedang melakukan revisi pada ketentuan yang tercantum dalam Peraturan Badan POM Nomor 2 Tahun 2020 tentang Pengawasan Produksi dan Peredaran Kosmetika, dimana salah satu revisi tersebut diantaranya adalah pengaturan terhadap Kosmetika di fasilitas isi ulang Kosmetika.

Hal ini tentunya menjadi angin segar bagi kita semua,Ellen MacArthur Foundation memvaluasi bahwa inovasi bisnis reuse mempunyai nilai lebih dari 10 miliar dollar Amerika secara global, dengan adanya wacana revisi peraturan BPOM ini mudah-mudahan dapat ditangkap sebagai peluang bisnis inovasi oleh para mahasiswa dan anak muda yang hadir pada acara ini.

Acara Dialog Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2023 ini menampilkan narasumber Duta Lingkungan Hidup Tasya Kamila, CEO Waste4change Mohamad Bijaksana Junerosano, CEO Magalarva Rendria Labde, CEO Allas Laurencia Cindy, dan CEO Ecotouch Christina Harjanto.

Dialog menarik ini juga dihadiri anak muda pegiat lingkungan, komunitas peduli lingkungan, mahasiswa, para sociopreneur, dan para Pejabat Tinggi Madya dan Pratama Instansi Pusat dan Daerah serta seluruh Pejabat Administratif dan Fungsional lingkup Kementerian LHK.

Kembangkan Upaya Inovatif

Pada bagian lain, sambutannya, Dirjen Rosa Vivien menjelaskan, setiap tanggal 21 Februari, Indonesia memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) sebagai konstelasi perjalanan panjang sistem pengelolaan sampah akibat dari ironi sebuah peristiwa yang tidak boleh terulang.

Hampir dua dekade setelah peristiwa di TPA Leuwigajah tidak hanya berimplikasi pada shifting perhatian dan fokus ke pengelolaan sampah terintegrasi, namun dampak yang lebih besar terjadi terhadap lingkungan dan ekosistem kehidupan global yaitu perubahan iklim.

Saat ini KLHK terus mengembangkan upaya-upaya inovatif serta terintegrasi dari hulu ke hilir dengan mengoptimalkan seluruh rantai nilai pengelolaan sampah, seperti menerapkan Extended Producer Responsibility (EPR), pendekatan gaya hidup minim sampah, mengembangkan bank sampah, membangun industrialisasi penanganan sampah melalui pendekatan sampah sebagai bahan baku daur ulang.

Di samping itu melakukan penguatan pemenuhan kebutuhan bahan baku dalam negeri untuk usaha daur ulang khususnya sampah terpilah plastik dan kertas serta pemanfaatan sampah sebagai sumber energi alternatif melalui implementasi sampah menjadi bahan bakar, sampah menjadi energi listrik (waste to electricity) atau sampah menjadi biogas (waste to biogas).

Karena itu, lanjut Rosa Vivien, dalam rangka pelaksanaan rencana aksi untuk mencapai target nasional penurunan emisi GRK dan menuntaskan masalah penanganan sampah tersebut, peran dan posisi HPSN 2023 menjadi sangat strategis untuk memperkuat posisi sektor pengelolaan sampah sebagai pendorong pertumbuhan perekonomian Indonesia sekaligus manifestasi dari salah satu prinsip pengelolaan sampah berkelanjutan, yaitu waste to resource melalui cara kerja ekonomi sirkular (circular economy) dan sampah menjadi sumber energi. Secara sederhana, HPSN 2023 harus menjadi babak baru pengelolaan sampah di Indonesia menuju zero waste, zero emission.

Rosa Vivien berharap acara dialog ini dapat memberikan gambaran umum kepada para anak muda mengenai praktik bisnis di bidang pengelolaan sampah yang menyelaraskan aspek Profit - People - Planet, selain itu dalam forum ini juga diharapkan bisa mendiskusikan peluang dan tantangan bisnis socio-enterpreunership sehingga dapat menjadi trigger dan inspirasi generasi milenial membudayakan gaya hidup minim sampah melalui wirausaha sosial pengelolaan sampah untuk menciptakan lebih banyak lagi pekerjaan ramah lingkungan di masa kini dan masa datang.

Mengakhiri sambutannya, Dirjen Rosa Vivien mengajak para hadirin, para anak muda untuk turut serta dalam Gerakan #KomposSatuNegeri, dengan Mengompos di Rumah pada tanggal 26 Februari 2023. Mari digelorakan bersama-sama semangat pengelolaan sampah di negeri ini untuk Indonesia yang lebih bersih dan lebih sejahtera.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.