Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia Tak Bisa Tumbuh jika Porsi Impor Lebih Besar

📅 Selasa, 14 Feb 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Defisit neraca perdagangan khususnya impor produk konsumsi justru semakin membebani, sehingga perlu terus mendorong kegiatan produksi nasional. Di sisi lain, produksi pertanian masih berbiaya tinggi.

"Produksi mahal ini terjadi karena mulai bibit dan pupuk sebagai instrumen utama produksi padi masih dipandang cukup mahal oleh petani, di mana pola pupuk subsidi sampai sekaramg tidak efektif dalam distribusinya sehingga biaya transaksi meningkat," kata Imron.

Secara terpisah, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mercu Buana Yogyakarta, Awan Santosa, mengatakan kebergantungan impor akan menghambat penciptaan lapangan kerja dan upaya penanggulangan kemiskinan.

"Kalau bisa dilakukan substitusi produk impor dengan produk dalam negeri sehingga akan banyak industri baru yang muncul, yang akan menyerap banyak lapangan kerja," terang Awan.

Selain mengentaskan kemiskinan dan menekan impor, substitusi juga akan menggairahkan pelaku usaha untuk mendorong hilirisasi sektor industri. "Kalau produk lokal diutamakan dan impor ditekan maka hilirisasi dengan sendirinya akan jalan," kata Awan.

Sementara itu, pengamat ekonomi dari STIE YKP Yogyakarta, Aditya Hera Nurmoko, mengatakan hilirisasi satu-satunya solusi bagi Indonesia untuk keluar dari middle income trap atau jebakan negara berpendapatan menengah.

"Indonesia tidak akan mungkin mengejar pendapatan rata-rata penduduk negara maju kalau tidak bisa mengolah sumber daya alamnya sendiri. Ingat kita punya 250 juta penduduk, jadi pasar dalam negeri besar, kalau hilirisasi terjadi tidak pusing memikirkan pasar lagi," papar Aditya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Potensi Tsunami hingga 15 Meter di Cilacap, BMKG Perkuat Edukasi dan Simulasi Evakuasi

Potensi Tsunami hingga 15 Meter di Cilacap, BMKG Perkuat Edukasi dan Simulasi Evakuasi

21 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.