Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tiongkok Deteksi Objek Tak Dikenal di Atas Perairan Kota Pelabuhan Utara

📅 Senin, 13 Feb 2023, 14:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiongkok Deteksi Objek Tak Dikenal di Atas Perairan Kota Pelabuhan Utara Doc: SCMP/Kyodo
Ket. Pihak otoritas di Tiongkok utara memerintahkan nelayan untuk waspada dan menghindari risiko setelah sebuah objek tak dikenal terlihat di perairan lokal.

BEIJING - Sebuah benda terbang tak dikenal terdeteksi di atas perairan dekat kota pelabuhan Tiongkok utara yang dekat dengan Laut Bohai, otoritas setempat mengatakan mereka siap untuk menembak jatuh, media lokal melaporkan, Minggu (12/2).

Biro Pengembangan Kelautan Qingdao mengirim pesan ke kapal penangkap ikan bahwa sebuah benda terbang tak dikenal terdeteksi di atas perairan dekat Rizhao dan pihak berwenang sedang bersiap untuk menembak jatuh benda itu, outlet berita yang berbasis di Shanghai The Paper melaporkan pada Minggu (12/2).

Kapal penangkap ikan diperintahkan untuk waspada dan "menghindari risiko", kata laporan itu, tanpa menyebutkan kapan pesan itu dikirim atau kapan objek itu terlihat.

"Jika puing-puing jatuh di sekitar perahu Anda, tolong bantu ambil gambar sebagai bukti.Jika kondisinya memungkinkan, tolong bantu menyelamatkannya, "kata pesan itu.

Biro mengkonfirmasi kepada The Paper bahwa mereka telah mengeluarkan peringatan keamanan ke kapal nelayan terdekat tetapi tidak memiliki informasi terbaru tentang objek tersebut.

Penampakan benda itu terjadi saat Tentara Pembebasan Rakyat mengadakan latihan militer selama seminggu di Selat Bohai, sebuah wilayah yang menghubungkan Laut Bohai dan bagian utara Laut Kuning.

Latihan dimulai pada Minggu, menurut pemberitahuan yang dikeluarkan oleh otoritas keselamatan maritim di Dalian, sebuah kota pelabuhan di provinsi utara Liaoning.

Itu juga terjadi seminggu setelah Amerika Serikat menembak jatuh apa yang dikatakannya sebagai balon mata-mata Tiongkok di atas Atlantik.

Beijing membantah balon itu adalah pesawat pengintai, mengatakan balon itu digunakan untuk memantau cuaca dan telah memasuki wilayah udara AS secara tidak sengaja.Beijing juga menuduh Washington bereaksi berlebihan dengan menembak jatuh balon itu.

Insiden tersebut meningkatkan ketegangan diplomatik antara kedua negara, mendorong Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken membatalkan perjalanan ke Tiongkok yang diharapkan dapat membantu "membangun landasan" dalam hubungan untuk mengelola konflik dan meredakan ketegangan.

Insiden itu juga memicu spekulasi di AS tentang siopanse Tiongkok.

Gedung Putih mengatakan balon Tiongkok yang jatuh adalah bagian dari program pengawasan multi-negara yang telah dikembangkan Beijing selama beberapa tahun.

Seorang pejabat senior Departemen Luar Negeri AS mengatakan produsen balon tersebut memiliki "hubungan langsung dengan militer Tiongkok dan merupakan vendor yang disetujui untuk tentara".

Produsen balon terbesar di Tiongkok, Zhuzhou Rubber Research & Design Institute, di bawah Tiongkok National Chemical Corporation, membantah ada kaitannya dengan insiden balon tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...
Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.