Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jet Pribadi dan Kapal Pesiar Milik Para Miliarder, Penyumbang Besar Emisi Karbon

📅 Minggu, 12 Feb 2023, 12:30 WIB | Oleh: Tim Penulis

Mansion Besar dan Jet Prbadi

Bill Gates saat ini orang terkaya keempat di dunia dengan nilai aset sebesar US$ 124 miliar (Rp 1.938 triliun). Gates tergolong sebagai pencemar yang "moderat" - dibandingkan miliarder lainnya dan tipikal bagi pemilik jet pribadi yang tak mempunyai yacht raksasa.



Bos Microsoft ini pensiun pada 2020 untuk mengelola Bill and Melinda Gates Foundation, sebuah yayasan amal terbesar dengan pengelolaan dana sebesar US$ 50 miliar (Rp 781 triliun).

Pada 1990-an, Gates menghamburkan duit US$ 127 juta (Rp 1.938 triliun) untuk mendirikan kompleks rumah pribadi bernama Xanadu di Medina, Washington. Nama tersebut yang berasal dari nama kompleks rumah pribadi dalam film klasik "Citizen Kane" besutan Orson Welles.

Istana jumbo itu memiliki luas 6.131 meter persegi, dilengkapi garasi 23 mobil, bioskop pribadi untuk 20 orang, dan 24 kamar mandi. Dia juga memiliki lima tempat tinggal lainnya di California Selatan, Kepulauan San Juan di Washington, North Salem, New York, New York City. Ada juga peternakan kuda, empat jet pribadi, satu pesawat terbang air, dan sederet helikopter.

Kami memperkirakan jejak karbon tahunannya sebesar 7.493 metrik ton, sebagian besar berasal dari perjalanan udara.

CEO Perusahaan Teknokogi Berwawasan Lingkungan

Meski berstatus orang terkaya kedua di dunia (US$ 177 miliar atau Rp 2.767 triliun), Kepala Eksekutif Tesla Motors dan SpaceX, Elon Musk, secara mengejutkan memiliki jejak karbon yang rendah. Konglomerat yang lahir di Afrika Selatan ini tampaknya mau memberi contoh kepada miliarder lainnya.

Musk tidak memiliki superyacht. Dia juga mengklaim tidak suka bervakansi.



Kami menghitung jejak karbon Musk cukup moderat pada 2018, berkat asetnya yang diklaim hanya delapan rumah dan satu jet pribadi. Tahun 2021, jejak karbonnya akan lebih rendah karena pada 2020 dia menjual seluruh rumahnya dan berjanji untuk melepaskan kepemilikan aset globalnya.

Musk sebenarnya memiliki jejak karbon pribadi yang ratusan kali lebih tinggi dibandingkan rata-rata warga dunia. Kami memprediksi jejak karbon dari asetnya pada 2018 sekitar 2.084 ton.

Namun begitu, gaya Musk sekaligus menandakan bahwa orang superkaya bisa memilih dan bahkan meredam dampak lingkungan dari gaya hidup mereka.

Usaha Mempermalukan Para Taipan

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.