Jet Pribadi dan Kapal Pesiar Milik Para Miliarder, Penyumbang Besar Emisi Karbon
📅 Minggu, 12 Feb 2023, 12:30 WIB | Oleh: Tim PenulisRiset kami bertujuan untuk mengajak orang-orang berpikir terkait beban lingkungan atas suatu kekayaan.
Meski kebanyakan studi menunjukkan bahwa negara-negara dan orang kaya memproduksi jauh lebih banyak emisi gas rumah kaca daripada bagian mereka, kajian-kajian ini masih terasa abstrak dan akademis. Akhirnya hasil penelitian sulit memantik perubahan perilaku.
Kami percaya bahwa aktivitas "shaming" (mempermalukan) - orang-orang superkaya dari kebiasaannya yang boros energi memiliki dampak penting, salah satunya adalah menjadi contoh buruk supaya tidak ditiru orang-orang.
Koran-koran, kota, dan warga lokal juga bisa memberi dampak, misalnya saat kekeringan melanda California pada 2014 dan 2015, para selebritas mendapatkan "drought shaming" lantaran rumput-rumput di rumah mereka tetap hijau (dan memakan banyak air).
Sebaiknya Anda baca juga:
Orang-orang Swedia bahkan menciptakan istilah baru yakni flygskam" atau flight shame (penerbangan yang memalukan) - untuk meningkatkan kesadaran seputar dampak perjalanan udara terhadap iklim bumi.
Para pakar iklim menyatakan, untuk menjaga harapan pembatasan suhu bumi 1,5 C dibandingkan era praindustri, negara-negara harus memangkas separuh emisi mereka pada 2030 dan menghilangkannya pada 2050.
Meminta publik Amerika (termasuk juga warga Indonesia) untuk menerapkan gaya hidup rendah karbon untuk mencapai tujuan ini sangat menyakitkan dan tidak efektif karena dibutuhkan sekitar 550 masa hidup mereka (bahkan lebih) untuk menyamai jejak karbon rata-rata miliarder dalam daftar kami.![]()
Sebaiknya Anda baca juga:
Richard Wilk, Distinguished Professor and Provost's Professor of Anthropology; Director of the Open Anthropology Institute, Indiana University dan Beatriz Barros, Ph.D. Candidate in Anthropology, Indiana University
Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!