Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jet Pribadi dan Kapal Pesiar Milik Para Miliarder, Penyumbang Besar Emisi Karbon

📅 Minggu, 12 Feb 2023, 12:30 WIB | Oleh: Tim Penulis

Kami juga tidak memasukkan emisi perusahaan yang dimiliki para miliarder supaya perhitungannya tidak bertambah rumit. Misalnya, kami tidak memasukkan emisi dari Tesla ataupun Amazon ketika menghitung jejak karbon Musk ataupun Bezos.

Dengan kata lain, analisis kami adalah perhitungan konservatif atas emisi yang dihasilkan para miliarder.

Jejak Karbon Anda

Supaya lebih mudah dicerna, mari kita mulai dengan jejak karbon rata-rata yang dihasilkan setiap orang.

Warga Amerika Serikat, termasuk para miliardernya, menghasilkan 15 ton CO2 per orang pada 2018. Jejak karbon rata-rata global jauh lebih kecil, sekitar 5 ton CO2 per orang. Sedangkan orang Indonesia per tahun yang sama berada di bawahnya, hanya 2,3 ton per orang.

Sebaliknya, 20 miliarder yang menjadi sampel kami berkontribusi pada emisi CO2 rata-rata sebesar 8.190 ton pada 2018. Beberapa di antaranya bahkan menghasilkan emisi gas rumah kaca lebih besar dari yang lain.

Miliarder 'Jet'set

Roman Abramovich, yang memiliki kekayaan US$ 19 miliar (Rp 291 triliun) dari perdagangan minyak dan gas buminya, merupakan pencemar terbesar dalam daftar kami. Di luar Rusia, dia juga terkenal sebagai pemilik klub bola Chelsea asal Inggris.



Abramovich menyusuri kawasan Mediterania dengan superyacht yang bernama The Eclipse. Kapal yang memiliki panjang 162,5 meter ini sekaligus menjadi yang kedua terbesar di dunia, menyaingi kapal mewah cepat (cruise).

Konglomerat ini juga mondar-mandir ke berbagai negara dengan pesawat Boeing 767 yang didesain khusus, di dalamnya memuat ruang makan berkapasitas 30 kursi. Sementara, dalam perjalanan jarak dekat, Abramovich menggunakan jet Gulfstream G650, salah satu dari dua helikopternya, ataupun kapal selam yang terparkir di yacht-nya.

Rumah Abramovich juga tersebar di berbagai negara, termasuk mansion di Kensington Park Gardens di jantung kota London, istana di Cap D'Antibes di Prancis, dan kompleks rumah pribadi seluas 28 hektare di St. Barts - sebelumnya dimiliki mendiang taipan David Rockefeller.

Pada 2018, Abramovich pindah dari Inggris dan menetap di Israel. Dia memiliki dua kewarganegaraan dan membeli rumah di Israel pada 2020 seharga US$ 64,5 juta (Rp 1 triliun).

Kami memperkirakan Abramovich bertanggung jawab pada 33.859 metrik ton CO2 pada 2018. Sekitar dua per tiganya berasal dari yacht yang selalu dalam keadaan siap pakai sepanjang waktu di sepanjang tahun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.