Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Provinsi Lampung Raih Peringkat 1 se-Sumatera Indeks SPBE Penilaian Menpan RB

📅 Sabtu, 04 Feb 2023, 16:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Provinsi Lampung Raih Peringkat 1 se-Sumatera Indeks SPBE Penilaian Menpan RB Doc: Dokumentasi Diskominfotik Provinsi Lampung
Ket. Surat Keputusan Menteri PAN RB tentang hasil pemantauan SPBE pada instansi pusat dan pemerintah daerah tahun 2022.

BANDARLAMPUNG - Pemerintah Provinsi Lampung di bawah kepemimpinan Gubernur Arinal Djunaidi, kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional.

Kali ini dalam bidang layanan berbasis elektronik, Provinsi Lampung menyabet peringkat 1 di Sumatera dan peringkat 4 di Indonesia. Capaian tersebut ditegaskan dalam SK Menpan RB No. 108 Tahun 2023 tanggal 3 Januari 2023.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, melalui Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Lampung Mulyadi Irsan menjelaskan, sesuai SK Menpan RB No. 108 Tahun 2023, sebagai bentuk Peningkatan Pelayanan Publik, Lampung berada di peringkat 1 di Sumatera dan peringkat 4 di Indonesia, nilainya sama dengan Provinsi Jawa Barat.

"Hasil penilaian dari Menpan RB tentang hasil Capaian (Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) Provinsi Lampung 2022telah kami laporkan kepada pak Gubernur Arinal Djunaidi," kata Mulyadi, Sabtu (4/2).

Berdasarkan penilaian Kementerian PAN RB RI, Indek SPBE Provinsi se-Sumatera 2022 peringkat 1 adalah Provinsi Lampung, peringkat 2 Provinsi Sumatera Barat, peringkat 3 Provinsi Bengkulu.

Sementara Indek SPBE Provinsi di Indonesia, peringkat 1 diraih Provinsi DKI Jakarta, peringkat 2 Provinsi Kalimantan Barat, peringkat 3 Provinsi Jawa Barat, dan peringkat 4 Provinsi Lampung. Indek SPBE Lampung dan Jabar nilainya sama.

Penilaian Indek SPBE juga dilakukan pada kementerian, lembaga non kementerian serta pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota.

Hasil penilaian Menpan RB terhadap indeks SPBE Provinsi Lampung (3,37) predikat 'Baik'. Kabupaten Lampung Tengah, Lampung Utara, Lampung Barat, Way Kanan, Tulangbawang Barat, Mesuji, Pringsewu dan Metro, predikat 'Cukup'. Sedangkan dua daerah, Kota Bandarlampung Indek (1,50) dan Kabupaten Tanggamus Indek (1,60) predikat 'Kurang'.

Ada beberapa daerah di Lampung belum menerapkan sistem pelayanan publik berbasis elektronik yaitu, Kabupaten Lampung Selatan, Pesawaran, Lampung Timur, Tulangbawang dan Pesisir Barat, sehingga belum ada penilaian dari Menpan RB.

Salah satu akademisi Koderu, di Bandarlampung, mengapresiasi berbagai terobosan yang dilakukan Gubernur Lampung dalam memimpin Provinsi Lampung. Selain banyak penghargaan yang diraih dari pemerintah pusat, IPM Lampung di masa kepemimpinan Arinal Djunaidi- Chusnunia meningkat kategori tinggi. Juga ekonomi Lampung tumbuh membaik disaat dunia dan Indonesia dilanda wabah Covid-19.

Indeks SPBE Provinsi se-Sumatera 2022:
1. Lampung (3,37)
2. Sumatera Barat (3,18)
3. Bengkulu (3,11)
4. Bangka Belitung (3,01)
5. Riau (3,00)
6. Sumatera Utara (2,81)
7. Sumatera Selatan (2,80)
8. Aceh (2,76)
9. Kepulauan Riau (2,68)
10. Jambi (2,19)

Indeks Nilai 3 SPBE Provinsi di Indonesia:
1. Jakarta (3,67)
2. Kalbar (3,42)
3. Jabar (3,37)
4. Lampung (3,37)
5. NTT (3,35)
6. Jawa Tengah (3,34)
7. Jawa Timur (3,30)
8. NTB (3,24)
9. Sumatera Barat (3,18)
10. Bengkulu (3,11)
11. Banten (3,03)
12. Yogyakarta (3,02)
13. Bangka Belitung (3,01)
14. Riau (3,00).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Naomi Siap Hadapi Elise Mer...
Olahraga
Crysencio Summerville
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.