Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Visibilitas Bintang Menurun dengan Cepat karena Polusi Cahaya di Malam Hari

📅 Sabtu, 21 Jan 2023, 00:50 WIB | Oleh:

"Anda tidak akan melakukan sesuatu seperti mematikan New York City dan melihat apa yang terjadi di East River," tambah dia.

Selain sains, polusi cahaya telah mengubah karakter langit malam.

"Untuk semua sejarah manusia, ketika orang pergi keluar pada malam hari, mereka dihadapkan dengan kosmos, setidaknya pada malam yang cerah tanpa bulan," kata Kyba.

"Anda akan berjalan keluar dan ada bintang-bintang, ada Bimasakti. Itu ada di sana dan menyinari Anda," katanya.

"Dan sekarang itu seperti pengalaman yang sangat tidak biasa. Ini pasti membuat perbedaan bagi kita sebagai manusia bahwa kita tidak memiliki pengalaman yang dulunya merupakan pengalaman yang sangat universal," tutur Kyba.

Kampanye Globe at Night menyelenggarakan peta data interaktif di globeatnight.org dan mencari sukarelawan untuk mengumpulkan lebih banyak pengamatan pada 2023.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.