Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bangka, Destinasi Penuh Kemeriahan saat Imlek

📅 Sabtu, 21 Jan 2023, 06:06 WIB | Oleh:

Hendri menyebutkan, pembersihan klenteng meliputi tempat duduk patung hingga arca-arca yang ada di Kelenteng Kwan Tie Miaw. "Tempat duduk patung dan lain sebagainya hingga sudut altar dibersihkan, finalnya satu hari sebelum ching ciang itu harus rampung selesai," jelasnya.

Sedikitnya ada 11 patung yang dibersihkan secara bergantian, mulai dari patung dewa Kwan Khong, Dewa yang terkenal jujur. Ia gigih membela kebenaran dan membela rakyat selaku tuan rumah yang posisinya berada ditengah Fu De Zheng Shen atau Dewa Bumi/Tanah.

Kelenteng Kwan Ti Miaw didirikan oleh orang Tionghoa di Bangka Belitung, terutama pekerja-pekerja tambang timah, khususnya orang Hakka. Pembangunan kelenteng diperkirakan selesai pada 1841, sementara itu peresmian dilakukan pada tahun ke-26 masa pemerintahan Kaisar Daoguang atau tahun 1846 M.

Kota Pangkalpinang sendiri berkembang dari sebuah pertambangan timah yang sebagian besar pekerjanya adalah etnis Tionghoa. Kelenteng berfungsi ini memenuhi kebutuhan religius masyarakat tersebut di Pangkalpinang dari era penambangan timah hingga saat ini.

Kwan Ti Miau sempat berganti nama menjadi Klenteng Amal Bhakti pada masa Orde Baru yang kemudian dikembalikan seperti semula pada masa reformasi. Pemugaran kelenteng pernah dilakukan pada 1986 dan 1991. Pemugaran besar terakhir dilakukan pada tanggal 17 April 1998 setelah dilalap api pada tanggal 22 Februari tahun yang sama.

Tempat lain untuk melihat nuansa kemeriahan Kongian adalah Bukit Fathin San. Kuil ini memiliki patung Budha dan Dewi Kwan Im yang berukuran besar. Di sini terdapat sebuah gua buatan yang di dalamnya terdapat naga emas.

Terletak di Bukit Betung, Desa Lubuk, Kecamatan Sungailiat, Pulau Bangka, Bukit Fathin San merupakan kuil bagi umat Buddha dan umat Tionghoa. Dari Pangkal Pinang perlu waktu 47 menit dengan jarak 30,8 km di utara Ibukota Provinsi Pangkal Pinang.

Destinasi wisata religi dan wisata ini tidak hanya menawarkan wisata religi yang eksotis untuk dilihat. Berada di atas bukit wisatawan harus menaiki 350 anak tangga. Sesampai di atas pemandangan selain terlihat pemandangan kuil juga akan terlihat laut lepas.

Dibangun pada 2011, kuil memiliki corak warna hijau biru, merah, krem, dan emas. Di sisi utara terlihat pemandangan laut lepas yang membiru. Di sini dapat dilihat patung Budha dan Dewi Kwan Im berukuran besar.

Di Bukit Fathin San juga dibangun gua. Di dalamnya ditempatkan naga emas. Di bawah patung terdapat kolam yang digunakan untuk melempar koin atau uang receh. Melempar uang koin ke kolam ini dipercaya dapat membawa berkah atau keberuntungan.

Di bawahnya terdapat bangunan besar dengan suasana kebudayaan Tiongkok yang kuat. Ukiran dan atap bagian atas dibuat melengkung, sebagaimana rumah-rumah etnis Tionghoa di masa lalu. hay

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Rieke Buka Pameran Warna-Warni Parlemen 2026

55 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Rieke Buka Pameran Warna-Wa...
Megapolitan
Obsesi Jadi Vampir, Pria In...
Luar Negeri
Trump Beri Iran Kesempatan ...

Defisit Migas Tekan Neraca Perdagangan

1.5 jam yang lalu | Lukman

Nasional
Defisit Migas Tekan Neraca ...
Nasional
RUU Perampasan Aset Jangan ...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.