Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Anjing Hidung Pesek dan Kucing Telinga Lipat Akan Dilarang di Belanda, Apa Masalahnya?

📅 Sabtu, 21 Jan 2023, 10:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Anjing Hidung Pesek dan Kucing Telinga Lipat Akan Dilarang di Belanda, Apa Masalahnya? Doc: istimewa
Ket. Anjing hidung pesek dan kucing bertelinga lipat akan dilarang di Belanda karena masalah kesehatan.

DEN HAAG -Belanda akan melarang hewan peliharaan seperti anjing berwajah datar dan kucing dengan telinga terlipat. Mereka tampaknya lucu tetapi menderita masalah kesehatan yang "menyedihkan", kata pemerintah Belanda, Jumat (20/1).

Menteri Pertanian Belanda Piet Adema mengatakan akan berusaha melarang kepemilikan hewan peliharaan yang dirancang dan dibiakkan, serta melarang foto mereka di iklan atau media sosial.

"Kita membuat hidup hewan tak berdosa itu sengsara, semata-mata karena kita anggap mereka 'cantik' dan 'imut'," kata Adema dalam sebuah pernyataan.

"Itulah mengapa hari ini kami mengambil langkah besar di mana tidak ada hewan peliharaan yang harus menderita karena penampilannya."

Meskipun penampilan membuat mereka menjadi favorit para selebritas dan influencer media sosial, hewan peliharaan tersebut menderita berbagai malasah kesehatan.

Menteri Belanda mengatakan, pemilik sering "memiliki niat terbaik tetapi sering tidak menyadari sisi gelap dari penampilan hewan peliharaan mereka".

"Masalah ini menyentuh saya sebagai menteri tetapi juga sebagai manusia," tambah Adema.

Pemerintah sekarang akan menyusun daftar lengkap hewan 'breed' yang terkena dampak, katanya. Namun prosesnya bisa memakan waktu.

Lembaga penyiaran publik Belanda, NOS mengatakan, anjing pugs mungkin termasuk yang dilarang.

Belanda melarang pengembangbiakan hewan peliharaan berdasarkan penampilannya pada 2014. Namun beberapa hewan masih diperdagangkan secara ilegal atau dibeli dari luar negeri.

Aturan baru yang diusulkan, dirancang untuk menutup celah sehingga memiliki hewan ini adalah ilegal.

Pada 2019, pemerintah Belanda memperbarui aturan tersebut untuk diterapkan secara khusus pada anjing yang panjang moncongnya kurang dari setengah panjang tengkoraknya.

Masalah Telinga dan Pernapasan

"Anjing dengan moncong yang terlalu pendek terus-menerus kehabisan napas, membuat mereka terengah-engah sepanjang hidup mereka," kata Adema dalam surat kepada parlemen yang menjelaskan proposal tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

57 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.