Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Penguatan 'Testing' Efektif Cegah Penularan Covid-19

📅 Rabu, 18 Jan 2023, 00:01 WIB | Oleh:
Penguatan 'Testing' Efektif Cegah Penularan Covid-19 Doc: Sumber: Covid19.go.id

JAKARTA - Para pemangku kepentingan dan pihak kesehatan lainnya diminta membantu pemerintah meningkatkan kesehatan masyarakat dengan menggalakkan testing Covid-19. Selain vaksinasi, testing masih efektif membantu mencegah infeksi Covid-19 lebih meluas.

"Saya tekankan seperti sebelumnya bahwa testing menjadi penting karena itu akan melindungi diri kita dan orang-orang yang kita cintai," kata pakar keamanan dan ketahanan kesehatan global Griffith University Australia, Dicky Budiman, dalam Profit CNBC Indonesia yang disiarkan di Jakarta, Senin (16/1).

Seperti dikutip dari Antara, Dicky mengatakan saat akan menyambut perayaan besar seperti Imlek 2023, yang pastinya akan mengundang kerumunan dan potensi melakukan kontak erat akan semakin besar, sehingga berbahaya karena bisa memicu lonjakan kasus di Indonesia.

Selain itu, Dicky mengatakan pembentukan dan peningkatan penilaian risiko diri (self risk assessment) yang kuat dapat membantu Indonesia menghadapi Covid-19 subvarian XBB 1.5.

"Di tahun keempat kita memasuki masa pandemi ini, yang harus kita bangun adalah self risk assessment yang harus dibangun baik oleh individu, pemerintah, atau masyarakat," kata dia.

Dia menuturkan setiap pihak sudah seharusnya memilah dan menilai sendiri kapan, di mana, atau saat bersama siapa dirinya perlu mengetatkan protokol kesehatan, seperti memakai masker, segera mencuci tangan, menjaga jarak, atau menjauhi kerumunan.

Masyarakat utamanya diharapkan sudah bisa menilai status kesehatan dirinya dan orang-orang yang ada di sekitarnya. Hal tersebut dapat diketahui dengan melakukan testing jika sudah merasakan gejala Covid-19 ataupun menyadari telah melakukan kontak erat.

"Meski sifat subvarian baru tidak seganas yang lalu, tapi bukan berarti kita sama sekali tidak menerapkan protokol kesehatan atau tidak melakukan tes. Semuanya harus tetap pada konteks, bahkan ketika pascapandemi," katanya.

Meminimalisasi Risiko

Menurut Dicky, dalam konteks menghadapi suatu wabah seperti Covid-19, kewaspadaan dan deteksi diri menjadi hal yang penting untuk meminimalisasi risiko yang disebabkan oleh infeksi virus.

Terlebih dalam kasus XBB 1.5, katanya, tidak hanya tingkat keparahan atau kematian yang kini harus dicermati betul oleh pemerintah, melainkan dampak buruk akibat long Covid-19 yang dapat menurunkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Oleh karena itu, dia meminta supaya pemerintah tidak bersikap abai dan mengedukasi masyarakat bahwa belum ada negara yang aman dari Covid-19, walaupun tingkat keparahan atau kematian kecil.

Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, mengemukakan kunci pengendalian pandemi Covid-19 di Indonesia ada pada strategi mengenal jenis virus baru melalui metode pemeriksaan genom sekuensing dan memastikan kekebalan tubuh masyarakat lewat serosurvei antibodi.

"Pandemi Covid-19 saat ini di Indonesia sudah terkendali, karena sudah tahu musuhnya siapa dengan metode genom sekuensing," kata Menkes.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Jepang akan Menaikan Biaya Visa Lima Kali Lipat Mulai 1 Juli

45 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.