Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dolar Melayang ke Posisi Terendah, Yen Bertengger Dekat Level Tertinggi 7 Bulan

📅 Selasa, 17 Jan 2023, 09:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dolar Melayang ke Posisi Terendah, Yen Bertengger Dekat Level Tertinggi 7 Bulan Doc: antara
Ket. Mata uang dolar AS dan yen Jepang.

SINGAPURA - Dolar melayang di posisi terendah multi-bulan di awal sesi Asia pada Selasa (17/1) pagi, sementara yen bertengger di dekat level tertinggi tujuh bulan karena investor menahan napas untuk potensi perubahan kebijakan di pertemuan bank sentral Jepang (BoJ) minggu ini.

Euro mencapai tertinggi sembilan bulan pada Senin (16/1) di 1,0874 dolar, tetapi terakhir berkeliaran di sekitar 1,0830 dolar.

Yen mencapai puncak 127,22 per dolar selama jam Asia pada Senin (16/1), sebelum sedikit berkurang selama sesi AS yang menipis karena liburan menjadi duduk di sekitar 128,40.

Spekulasi berkembang tentang perubahan atau berakhirnya kontrol kurva imbal hasil Jepang, mengingat bahwa pasar mendorong imbal hasil 10 tahun di atas batas yang ditetapkan oleh BoJ sebesar 0,5 persen pada Jumat (13/1) dan Senin (16/1) serta jumlah pembelian obligasi menjadi mempertahankannya mulai terlihat tidak berkelanjutan.

Sebuah laporan surat kabar minggu lalu juga memicu ekspektasi untuk perubahan, sehingga para pedagang mencari reaksi yang tajam sekalipun BoJ tidak bergerak. Yen melonjak 3,0 persen terhadap dolar minggu lalu, dan volatilitas tersirat satu minggu untuk dolar/yen berada pada level tertinggi sejak Maret 2020.

"Pasar telah berjalan cukup keras dengan cerita ini dan sedang mencari tindak lanjut," kata Analis di broker IG Markets,Tony Sycamore.

Dia memperkirakan tiga kemungkinan utama: tidak ada perubahan kebijakan, penyesuaian yang mirip dengan langkah pada Desember untuk memperluas kisaran target imbal hasil 10 tahun, dan pengabaian total kontrol kurva imbal hasil, dengan yang terakhir cenderung mendorong respons pasar yang paling ekstrem.

"Yen akan meledak lebih tinggi, imbal hasil obligasi pemerintah Jepang akan meledak lebih tinggi dan imbal hasil global akan lebih tinggi," katanya.

Sementara itu perdagangan valuta asing mungkin didorong oleh data ekonomi Tiongkok sekitar pukul 02.00 GMT, yang diperkirakan akan lemah, data tenaga kerja Inggris, laba emiten AS, dan angka inflasi Kanada.

Indeks dolar AS memantul dari level terendah tujuh bulan di 101,77 yang dibuat sehari lalu dan bertahan di 102,28. Sterling menyentuh level tertinggi sejak pertengahan Desember di 1,2288 dolar dan terakhir di 1,2199 dolar.

Pertumbuhan tahunan dalam produk domestik bruto Tiongkok untuk kuartal keempat diperkirakan akan dilaporkan hanya 1,8 persen, sehingga kejutan naik apa pun dapat memberikan dukungan pada mata uang yang terpapar perdagangan, seperti Aussie.

Dolar Australia mencapai level tertinggi lima bulan tepat di atas 0,70 dolar AS pada Senin (16/1) dan terakhir menguat di 0,6972 dolar AS. Dolar Selandia Baru bertahan di 0,6394 dolar AS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.