Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penyebar Hoaks Penganiayaan Geng Motor Diburu

📅 Senin, 16 Jan 2023, 03:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penyebar Hoaks Penganiayaan Geng Motor Diburu Doc: ANTARA/Ardika
Ket. Ilustrasi - Seorang pengunjuk rasa memperlihatkan stiker berita hoaks.

Pekanbaru - Jajaran Polda Riau kini memburu penyebar video hoaks yang menayangkan korban kekerasan oleh geng motor seolah-olah terjadi di Kota Pekanbaru sehingga membuat masyarakat resah.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Riau Kombes Pol. Asep Darmawan di Pekanbaru, Minggu, memastikan video berdurasi 17 detik dengan memperlihatkan pria yang berlumuran darah akibat ulah geng motor bukan terjadi di wilayah Pekanbaru.

"Kami akan menangkap pihak yang menyebarkan hoaks ini," ucapnya.

Disebutkan Asep kejadian dalam video viral tersebut terjadi di Kelurahan Warujayeng, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, dan dilaporkan ke Polsek Warujayeng Jumat (6/1) lalu.

"Bukan di Pekanbaru. Kami telah melakukan pengecekan di tujuh IGD di Rumah Sakit di Pekanbaru, tidak ada masyarakat yang datang berobat sebagai korban penganiayaan," ujarnya.

Pihaknya akan mengambil tindakan tegas terhadap orang yang tidak bertanggung jawab dengan menyebarkan video ke sosial media dan menimbulkan ketakutan bagi masyarakat.

"Saat ini Polda Riau akan melakukan penyelidikan dan mencari siapa yang menyebarkan informasi mengatakan kejadian di Nganjuk tersebut terjadi di Pekanbaru. Kami akan menangkap pihak yang pertama menyebarkan informasi tersebut," tegasnya.

Diketahui sebelumnya, usai beredar video yang dikatakan terjadi di Pekanbaru tersebut, masyarakat merasa cemas dan ketakutan untuk keluar malam pada malam hari. Video tersebut juga bertuliskan bahwa kejadian terjadi di Jalan Parit Indah, Pekanbaru dan dikarenakan korban dianiaya begal. Namun belakangan dipastikan peristiwa tersebut terjadi Nganjuk, Jawa Timur.

Namun demikian, Asep juga mengimbau kepada masyarakat agar waspada saat keluar di larut malam guna menghindari hal yang tak diinginkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Luar Negeri
Pentagon Tutup Mulut soal E...

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.