Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Obat Covid-19 Sudah Tersedia di RS Tiongkok

📅 Senin, 16 Jan 2023, 00:01 WIB | Oleh:
Obat Covid-19 Sudah Tersedia di RS Tiongkok Doc: Sumber: Covid19.go.id

BEIJING - Obat Covid Molnupiravir sudah tersedia di sejumlah rumah sakit yang tersebar di berbagai daerah di Tiongkok. Laporan beberapa media yang dipantau dari Beijing, Minggu (15/1), menyebutkan Molnupiravir sudah tersedia di sejumlah rumah sakit terkemuka di Guangzhou, Shenzhen, dan Beijing.

Obat oral yang dikembangkan oleh perusahaan farmasi asal Amerika Serikat (AS), Merck Sharp & Dohme dan Ridgeback Biotherapeutics tersebut secara resmi telah didistribusikan oleh perusahaan farmasi Tiongkok Sinopharm sejak Jumat (13/1).

Molnupiravir mendapatkan persetujuan pemasaran oleh otoritas Tiongkok sejak 29 Desember 2022. Sinopharm mendapatkan izin eksklusif untuk impor dan distribusi di seluruh pelosok wilayah daratan Tiongkok.

Seperti dikutip dari Antara, Kepala Departemen Penyakit Menular di Beijing Youan Hospital Wu Hao mengatakan Molnupiravir secara signifikan mampu mengurangi risiko penderita Covid dirujuk ke rumah sakit dan risiko kematian.

Tingkat risiko dirawat di rumah sakit dan kematiannya bisa berkurang hingga 30 persen. "Kami perlu beberapa opsi dalam mengatasi cepatnya penularan Covid-19. Molnupiravir sebagai salah satu opsi bagi Tiongkok," ucap Wu.

Molnupiravir dijual seharga 1.500 yuan atau sekitar 3,3 juta rupiah per botol. Sinopharm sedang menyusun rencana impor dan mendistribusikan obat itu secara nasional untuk memenuhi kebutuhan institusi medis di perdesaan selama musim mudik Tahun Baru Imlek.

Penggunaan Darurat

Molnupiravir salah satu obat Covid-19 yang banyak digunakan selain Paxlovid yang dibuat oleh Pfizer. Molnupiravir telah disetujui untuk penggunaan darurat di lebih dari 40 negara, termasuk AS, Uni Eropa, Australia, Jepang, dan Korea Selatan. Hong Kong dan Taiwan juga menggunakannya.

Hingga Agustus 2022, Merck telah mendistribusikan 8,6 juta set Molnupiravir ke 30 pasar di berbagai negara dan digunakan untuk perawatan sekitar 1,8 juta pasien.

Otoritas kesehatan di Tiongkok akan kembali mempublikasikan data perkembangan Covid-19 yang sempat dihentikan menjelang akhir Desember 2022 saat terjadinya puncak lonjakan kasus infeksi.

Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Tiongkok atau Chinese Center for Disease Control and Prevention (CCDC) ditunjuk sebagai lembaga yang bertanggung jawab atas publikasi data kasus Covid-19, bukan Komisi Kesehatan Nasional atau National Health Commission (NHC) seperti sebelum Desember 2022.

Publikasi menyangkut jumlah kasus penderita dan kematian akibat Covid-19, kata pejabat CCDC kepada pers di Beijing, Sabtu (14/1). Penghentian publikasi diambil NHC bersamaan dengan penurunan status penanganan pandemi Covid-19 di Tiongkok dari level A ke level B yang berarti protokol kesehatan anti pandemi dilonggarkan.

Kebijakan tersebut kemudian diikuti dengan diizinkannya warga Tiongkok bepergian ke luar negeri mulai 8 Januari 2023. Sejumlah negara membatasi kedatangan para pelaku perjalanan dari Tiongkok dengan mewajibkan hasil tes PCR negatif sebelum keberangkatan karena Tiongkok dianggap tidak transparan terkait lonjakan Covid-19.

Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) memahami sikap beberapa negara tersebut dan mendesak Tiongkok menyediakan informasi yang memadai tentang perkembangan Covid-19.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Warga Rusunawa Desak Pengusiran Dihentikan

2 jam lalu | Paundra Zakirulloh

Megapolitan
Warga Rusunawa Desak Pengus...
Advertisement
Sempat Anjlok 2,5 Persen, Pelantikan Suahasil Nazara Selamatkan IHSG dari Jurang Merah

Sempat Anjlok 2,5 Persen, Pelantikan Suahasil Nazara Selamatkan IHSG dari Jurang Merah

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.