Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tangerang Merenovasi 1.222 Rumah

📅 Kamis, 12 Jan 2023, 21:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tangerang Merenovasi 1.222 Rumah Doc: Azmi/antara
Ket. Ilustrasi- Warga saat melintas di depan rumah rusak atau tak layak huni di Kabupaten Tangerang

TANGERANG - Pemkab Tangerang telah merenovasi sebanyak 1.222 rumah sehingga layak huni. Itu dilakukan sepanjang tahun lalu. "Sepanjang tahun lalu, ada 1.222 rumah yang direnovasi," jelas Kepala Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pemakaman Kabupaten Tangerang, Bambang Saptho Nurtjahja, Rabu (11/1).

Perbaikan rumah dilakukan melalui Gerakan Bersama Rakyat Atasi Kawasan Padat, Kumuh, dan Miskin (Gebrak Pakumis). "Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat prasejahtera Tangerang melalui program Gebrak Pakumis," tandas Bambang. Ia menyebut, dalam pelaksanaan program pengendalian kualitas hidup masyarakat prasejahtera tersebut, Pemkab Tangerang mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) senilai 30 miliar dengan target 1.000 rumah tahun lalu.

Selain itu, lanjut Bambang, para penerima bantuan mendapat rumah layak huni. "Untuk stimulan tiap-tiap rumah dianggarkan 25 juta," ujarnya. Bambang menambahkan, tahun ini akan juga menargetkan 1.000 unit rumah untuk mendapat program serupa. Dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) 2019-2023, Pemkab Tangerang menargetkan 5.000 rumah mendapat program Gebrak Pakumis.

Korban Lesus

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, telah menyerahkan bantuan kepada korban yang rumahnya roboh akibat diterjang lesus (angin kencang), Selasa (10/1). Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat, Rabu (11/1), menuturkan, setelah mendapat informasi korban lesus, dia meninjau lokasi. BPBD menyerahkan bantuan kepada para korkan lesus.

"Selain melakukan asesmendan membantu membersihkan puing-puing, BPBD juga menyerahkan bantuan logistik ke Desa Cibetok," katanya. Lesus menyebabkan rumah roboh di Kampung Cibetok, Desa Cibetok, Kecamatan Gunung Kaler, pada hari Selasa pukul 11.00 WIB.

Dalam kejadian tersebut, satu rumah semi permanen yang dihuni enam orang, milik Aryiani (64) roboh. Pada peristiwa itu, tidak ada korban jiwa ataupun luka-luka. Sebelum rumah roboh tersapu lesus, seluruh penghuni langsung berlari keluar rumah. Ujat menyebutkan, bantuan logistik antara lain berupa air mineral, kecap, susu, terigu, dan minyak Goreng. "Mudah-mudahan bantuan bermanfaat untuk korban," kata Ujat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.