Duh, Kecemasan Berlebih jadi Biang Kerok 5 Masalah Kesehatan Ini
📅 Kamis, 12 Jan 2023, 14:16 WIB | Oleh: SulianaSangat umum untuk merasa cemas dari waktu ke waktu, namun perlu diperhatikan jika kecemasan itu terus-menerus menghantui hidupmu dan mengarah pada Generalized Anxiety Disorder (GAD).
Generalized Anxiety Disorder (GAD) atau gangguan kecemasan umum merupakan sebuah kondisi di mana seseorang merasa kecemasan yang berlebihan dan cenderung tidak terkendali. Orang dengan GAD bisa sangat gelisah walau tidak berada dalam situasi menegangkan sekalipun.
Faktanya, sekitar 6,8 juta orang dewasa atau 3,1 persen dari populasi dunia GAD. Ironinya, Anxiety and Depression Association of America (ADAA) mencatat hanya sekitar 43 persen yang mendapatkan pengobatan.
Kecemasan tidak hanya menyebabkan kepanikan dan kegelisahan, tetapi juga dapat menyebabkan masalah kesehatan tak terduga yang mungkin tidak kamu sadari.
Merangkum Insider, berikut masalah kesehatan yang bisa dipicu oleh gangguan kecemasan umum atau GAD:
Sebaiknya Anda baca juga:
1. Penyakit Kronis
Seakan tak cukup dengan rasa gelisah yang menghinggapinya, individu yang berjuang dengan gangguan kecemasan biasanya tidak asing dengan penyakit kronis. National Library of Medicine (NIH) melaporkan, GAD adalah gangguan kecemasan yang paling sering didiagnosis pada populasi nyeri kronis
"Koeksistensi rasa sakit dan kecemasan mungkin tidak mengejutkan: Keduanya menandakan bahaya yang akan datang dan perlunya tindakan yang memberikan nilai bertahan hidup bagi individu," ujar NIH dalam laman resminya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Berbicara kepada Insider, perawat berlisensi Joanna Briggs menyatakan bahwa penyakit kronis disebabkan oleh peradangan yang memicu kecemasan dan stres dalam diri seseorang.
"Peradangan akibat respons stres adalah salah satu penyebab paling umum dari nyeri kronis," katanya.
"Ini mempengaruhi seluruh tubuh. Kecemasan juga menyebabkan orang terlalu fokus pada rasa sakit, membuat rasa sakit kronis semakin melemahkan," sambungnya.
2. Sakit kepala dan migrain
Rasa penat atau stres, kurang tidur, dan ketegangan otot konstan yang menyertai GAD dapat menyebabkan sakit kepala karena kecemasan.
Menurut Briggs, individu yang memiliki GAD cenderung lebih sering mengalami sakit kepala daripada mereka yang tidak berurusan dengan kecemasan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!