Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Semoga Tidak Ada Lonjakan Covid-19, Thailand Tak Terapkan Karantina Lebih Ketat Pendatang dari Tiongkok

📅 Sabtu, 07 Jan 2023, 00:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Semoga Tidak Ada Lonjakan Covid-19, Thailand Tak Terapkan Karantina Lebih Ketat Pendatang dari Tiongkok Doc: ANTARA/REUTERS/Athit Perawongmetha
Ket. Para pengunjung tiba di Bandara Suvarnabhumi di Bangkok, Thailand, Senin (1/11/2021), pada hari pertama negara itu kembali membuka diri sebagai bagian dari rencana pemerintah untuk memulai sektor pariwisata yang dilanda pandemi Covid-19.

Bangkok - Thailand tidak akan memberlakukan tindakan karantina yang lebih ketat bagi orang-orang yang tiba dari Tiongkok, kata pemerintah negara itu pada Kamis (5/1).

Sikap itu diambil Thailand bahkan ketika beberapa negara, seperti Jepang, telah mewajibkan orang-orang yang berangkat dari Tiongkok untuk menjalani pengujian virus corona pada saat kedatangan.

Aturan wajib tes virus tersebut diterapkan di tengah lonjakan kasus Covid-19 di Tiongkok.

"Kami bersikeras pada prinsip bahwa tidak boleh ada diskriminasi terhadap satu negara karena masih ada pandemi di setiap negara dan dengan varian serupa," kata Menteri Kesehatan Thailand Anutin Charnvirakul.

"Covid-19 seharusnya tidak menjadi alasan pengecualian untuk negara mana pun," ujarnya.

Mulai Minggu (8/1), Tiongkok akan membuka kembali perbatasan dan menghapus aturan karantina untuk kedatangan dari luar negeri, dan pemerintah mengatakan wisata keluar bagi para warga negara Tiongkok akan dilanjutkan "dengan tertib".

Thailand mengandalkan sektor pariwisata untuk menghidupkan kembali ekonominya.

Pemerintah Thailand telah merevisi jumlah turis asing yang diperkirakan akan berkunjung ke negara itu tahun ini, yakni dari 20 juta menjadi 25 juta. Sekitar 300.000 turis Tiongkok diproyeksikan berdatangan pada tiga bulan pertama tahun ini.

Sejak Desember 2022, Tiongkok telah menghapus langkah-langkah ketat "nol-COVID" dan berhenti menghitung jumlah pasti pasien COVID. Perubahan drastis itu telah menyebabkan lonjakan kasus infeksi virus corona di seluruh negeri.

Perkembangan itu selanjutnya menimbulkan kekhawatiran bahwa melonjaknya kasus Covid-19 di Tiongkok dapat mendorong kemunculan varian-varian baru virus corona yang berpotensi lebih berbahaya.

Sejumlah negara dan wilayah yang telah memberlakukan persyaratan lebih ketat untuk kedatangan dari Tiongkok antara lain adalah Inggris, Jepang, Malaysia, Maroko, Korea Selatan, Taiwan, dan Amerika Serikat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.