Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Upaya Cegah Cedera saat Olahraga, Ini Saran dari Dokter Spesialis

📅 Kamis, 05 Jan 2023, 00:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Upaya Cegah Cedera saat Olahraga, Ini Saran dari Dokter Spesialis Doc: Antara/Pixabay
Ket. Ilustrasi bermain sepakbola.

Jakarta - Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga dr Grace Joselini Corlesa, Sp.KO memberi kiat mencegah cedera saat bermain sepakbola, salah satunya melakukan pemanasan dan pendinginan yang tepat.

"Mempersiapkan tubuh berolahraga dan beradaptasi dengan intensitas permainan adalah cara terbaik untuk mencegah cedera," ujar dia yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga (PDSKO) melalui keterangan tertulisnya, Rabu.

Grace yang berpraktik di Sport Medicine, Injury and Recovery Center RS Pondok Indah - Bintaro Jaya itu kemudian menyarankan orang-orang melakukan latihan kekuatan otot dan latihan fleksibilitas.

Menurut dia, kurangnya kekuatan dan fleksibilitas otot dapat menjadi faktor penyebab cedera olahraga, karenanya, penting untuk melakukan latihan penguatan otot secara berkala.

Pemilihan sepatu yang tepat juga menjadi upaya mencegah cedera. Grace mengatakan, sepatu menjadi salah satu faktor penting dalam pencegahan cedera olahraga dan peningkatan performa ketika bermain sepakbola.

Dia mengatakan, pemilihan sepatu dapat disesuaikan dengan jenis kaki dan kondisi lapangan yang akan digunakan untuk bermain sepak bola.

"Tiap lapangan memiliki kebutuhan sepatu yang berbeda, terutama di bagian sol sepatu bola yang terdapat stud atau pul," kata Grace.

Kiat selanjutnya yakni melakukan penanganan cedera olahraga sampai tuntas untuk meminimalisir cedera berulang dan ini merupakan pencegahan sekunder yang sangat baik.

Grace menuturkan, dari semua jenis olahraga, sepakbola memiliki risiko gegar otak yang paling tinggi. Gegar otak adalah trauma serius yang dapat mengubah cara kerja otak, biasanya mengakibatkan sakit kepala serta sejumlah masalah pada memori, konsentrasi, keseimbangan, dan koordinasi.

Gegar otak sering terjadi saat pemain beradu kepala dengan pemain lain ketika merebut bola, saat penjaga gawang melompat untuk menghalau bola masuk ke gawang dan mendarat di bagian kepala, atau saat kepala pemain membentur lapangan akibat jatuh karena di-tackle lawan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Jepang akan Menaikan Biaya Visa Lima Kali Lipat Mulai 1 Juli

28 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Rona
Batasan Mengonsumsi Kafein ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.