Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Korlantas Polri Lakukan Survei Kesiapan Operasi Ketupat 2023

📅 Rabu, 04 Jan 2023, 00:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Korlantas Polri Lakukan Survei Kesiapan Operasi Ketupat 2023 Doc: ANTARA/Laily Rahmawaty
Ket. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo memberikan keterangan pers kepada wartawan usai Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2022 di Monas, Jakarta, Kamis (22/12/2022).

Jakarta - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri melakukan survei kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2023 agar berjalan lebih baik dan tertib ketimbang tahun sebelumnya.

"Dari hasil Operasi Ketupat 2022 dan Operasi Lilin 2020 Kakorlantas dan jajaran akan melakukan survei kembali untuk mempersiapkan operasi ketupat yang akan digelar pada bulan April 2023," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo dalam Konferensi Pers Penutupan Operasi Lilin 2022 di Jakarta, Selasa.

Dedi menjelaskansurvei yang dilaksanakan menggunakan lembaga survei komprehensif agar dapat berjalan dengan baik, aman, dan lancar. Dengan begitumasyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran bisa merasa aman.

"Dengan demikian melakukan operasi ketupat yang akan datang bisa sukses seperti tahun 2022," kata Dedi.

Sementara itu, Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri Irjen Pol. Firman Shantyabudi menjelaskan catatan evaluasi pada pelaksanaan Operasi Ketupat 2022 yang belum sempurnaakan diperbaiki, seperti cara bertindak dalam menghadapi lonjakan kendaraan yang melintas di jalur-jalur mudik dan jalan tol.

Berdasarkan catatan evaluasi Operasi Ketupat 2022, kata dia, ada satu ruas jalan yang belum menjadi pilihan masyarakat, yaitu Jalur Pantai Selatan (Pansela).

"Jalur ini jalannya bagus tapi belum ada penerangan, kurang tempat pengisian BBM, dan kurang tempat makansehingga masyarakat yang mudik cenderung memilih jalan tol dan arteri," kata Firman.

Terlebih pola pergerakan pemudik pada bulan Ramadhan, lanjut dia, karena siang hari tengah puasa sehinggabanyak yang memilih perjalanan malam hari. Hal ini menjadi penyebab Jalur Pansela kurang diminati karena minim penerangan.

Padahal, papar dia, jalur tersebut lebih cepat karenajarak tempuh lebih singkatsehingga masyarakat lebih bugar melakukan perjalanan.

"Catatan ini sudah disampaikan kepada Pak Presiden dan Menteri PUPR dan evaluasi kami jalan ini bagus," kata Firman.

Ia mengatakandengan pencabutan status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) maka pergerakan masyarakat yang ingin mudik Lebaran 2023 akan lebih banyak dari tahun sebelumnya.

Sebagai contohnya pada libur Natal dan Tahun Baru 2023, kata dia, pergerakan masyarakat yang mengisi liburan meningkatdiperkirakan 44,4 juta masyarakat melakukan perjalanan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

55 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.