Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Awas Hati-hati, BMKG Peringatkan Gelombang Perairan Selatan Kalimantan Enam Meter

📅 Minggu, 25 Des 2022, 21:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Awas Hati-hati, BMKG Peringatkan Gelombang Perairan Selatan Kalimantan Enam Meter Doc: ANTARA/Firman
Ket. Tim Basarnas saat melakukan pencarian nelayan yang tenggelam akibat perahu mereka terbalik diterjang gelombang tinggi di perairan Kotabaru, Minggu (25/12/2022).

Banjarbaru - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor Banjarmasin mengeluarkan peringatan dini gelombang perairan selatan Kalimantan mencapai tinggi enam meter sehingga membahayakan bagi aktivitas pelayaran.

"Seminggu kedepan diprakirakan gelombang masih tinggi baik di perairan Kotabaru maupun laut Jawa yang mencakup perairan selatan Kalimantan," kata Prakirawan Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor Banjarmasin Adhitya Prakoso di Banjarbaru, Minggu.

Dijelaskan dia, cuaca ekstrem dipicu sejumlah faktor antara lain Desember termasuk puncak musim hujan yang anginnya didominasi berhembus dari Asia ke Australia.

Angin yang berhembus tersebut dengan arah yang konstan dan kecepatan tinggi dapat memicu terbentukanya gelombang tinggi.

Kemudian pada Desember ini pula merupakan musim hujan, sehingga awan-awan penghujan khususnya awan CB yang tumbuh di wilayah perairan seperti di Llaut Jawa selain dapat mengakibatkan hujan lebat, angin kencang, dan petir juga memicu peningkatan ketinggian gelombang dalam skala lokal.

"Saat ini juga ada pengaruh dari siklon ellie yang mengakibatkan kondisi cuaca buruk dan gelombang tinggi pada beberapa wilayah di Indonesia," jelas Adhitya.

Cuaca buruk yang terjadi di Kalimantan Selatan sudah berdampak pada beberapa peristiwa terjangan gelombang tinggi yang menenggelamkan perahu nelayan seperti di Kabupaten Kotabaru pada Jumat (23/12).

Kawasan pesisir laut di sepanjang Kabupaten Tanah Laut, Kabupaten Tanah Bumbu hingga Kotabaru juga diterjang ombak besar yang membuat wisatawan wajib waspada untuk tidak beraktivitas di pantai saat air pasang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Advertisement
jjroyal-luwak
pasang iklan di koran jakarta

Waooww…Papua Akan Memiliki 3.800 Hektare Sawah

43 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Waooww…Papua Akan Memilik...
Daerah
Korban Kapal Terbakar Batum...

Tak Ada Ampun, 8,5 Tahun untuk Mantan Bupati Pati Sudewo

54 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Ada Ampun, 8,5 Tahun un...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Potensi Tsunami hingga 15 Meter di Cilacap, BMKG Perkuat Edukasi dan Simulasi Evakuasi

Potensi Tsunami hingga 15 Meter di Cilacap, BMKG Perkuat Edukasi dan Simulasi Evakuasi

21 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.