Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waduh Banyak Sekali, KPK Tetapkan 68 Tersangka Selama Semester I 2022

📅 Selasa, 23 Agu 2022, 07:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Waduh Banyak Sekali, KPK Tetapkan 68 Tersangka Selama Semester I 2022 Doc: ANTARA/Benardy Ferdiansyah
Ket. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto (kiri), Wakil Ketua KPK Alexander Marwata (tengah), dan Plt. Juru Bicara KPK Ali Fikri saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Senin (22/8/2022).

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan 68 tersangka dari total 61 surat perintah penyidikan yang telah diterbitkan selama semester I tahun 2022.

"Selama satu semester ini, kami sudah melakukan penyelidikan 66 perkara, kemudian penyidikan yang sudah masuk tadi sudah 61, ini mungkin data yangupdate terakhir. Kemudian, penuntutan 71 perkara, inkrah59 perkara, eksekusi 51 perkara, dan tersangka 68," kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto saat jumpa pers terkait "Kinerja KPK Bidang Penindakan Semester I 2022" di Gedung KPK, Jakarta, Senin.

KaryotomenyebutkanKPK menargetkan dapat menuntaskan 120 perkara korupsi setiap tahunnya.

"Sesuai dengan target kami tahunan bahwa perkara tuntas di penyidikan dan penuntutan adalah 120 perkara yang kalau ini semester I sudah di angka 50 persen," tambahnya.

Dalam kesempatan itu, KPK juga berupaya menuntaskan perkara-perkara lama. Karyoto mengungkapkan sebanyak 63 perkara merupakan carry overdari tahun 2018-2019.

"Dalam penyidikan, kami juga punya kasus-kasus yang bawaan lama atau yang kami sebut dengan carry over.Ini juga menjadi target kami untuk penyelesaian dan kemudian yang 63 perkara, ini juga kami upayakan. Kenapa perkara ini berjalan lambat,kok lama sekali perkara tahun 2018-2019 baru sekarang dilaksanakan penindakan," jelasnya.

Dia juga menjelaskan soal lamanya suatu perkara dituntaskan.

"Salah satu ciri, kalau OTT (operasi tangkap tangan) itu begitu ditangkap tindak pidana korupsi yang melekat pada saat itu pemberian berkaitan dengan kewenangannya perbuatan sesuatu. Setelah dilakukan penyelidikan lanjutan bisa menghasilkan tindak pidana yang lain. Kemudian kalau ini tidak dituntaskan, ini juga kurang bisa memberikan rasa keadilan buat masyarakat," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Berpotensi Melemah, 6 Agustus 2026

1.5 jam yang lalu | Rizky

Ekonomi
Berpotensi Melemah, 6 Agust...
Kemenkeu Ambil Alih 60 Persen Saham KCIC Whoosh, Target Rampung September 2026

Kemenkeu Ambil Alih 60 Persen Saham KCIC Whoosh, Target Rampung September 2026

06 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.