Pasokan Beras Dunia Terancam Oleh Curah Hujan yang Turun di India
📅 Kamis, 04 Agu 2022, 02:56 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S"Jika perbedaan geografis dalam curah hujan terus berlanjut, itu bisa berdampak buruk pada produksi tanaman, berdampak negatif pada pertumbuhan ekonomi dan inflasi," ujar ekonom di Nomura Holdings, Sonal Varma.
India memasok beras ke lebih dari 100 negara, dengan Bangladesh, Tiongkok, Nepal, dan beberapa negara Timur Tengah di antara pelanggan terbesarnya. Untuk dunia pada umumnya, ada beberapa titik terang dalam hal ketahanan pangan.
AS siap mengirimkan panen gandum dalam beberapa minggu mendatang, sementara Ukraina baru melakukan pengiriman gandum pertamanya sejak invasi Russia.
"Dengan produksi padi India yang siap menurun di beberapa negara bagian, pemerintah harus mempertimbangkan untuk meninjau kembali kebijakannya dalam mengalokasikan beras untuk produksi etanol," kata mantan menteri kementerian pertanian India, Siraj Hussain.
Sebaiknya Anda baca juga:
India berusaha untuk meningkatkan produksi etanol menggunakan kelebihan gula dan beras sebagai bagian dari upaya untuk memotong biaya bahan bakar. Lonjakan harga pangan setelah perang di Ukraina telah meningkatkan risiko kelaparan dan memicu perdebatan "makanan versus bahan bakar".
"Pada titik waktu ini, sulit untuk memperkirakan tingkat kerugian produksi yang tepat. Tetapi dengan harga saat ini, hampir tidak ada pembenaran dalam mengalokasikan beras untuk produksi etanol," tukas Hussain.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!