Qatar Siap Menyambut 200.000 Wisatawan Per Hari di Gelaran Piala Dunia 2022, Penonton Tak Bertiket Terancam Diusir!
📅 Senin, 30 Mei 2022, 17:43 WIB | Oleh: Padnya Meisra Diliana
Doc: AP
Sebaiknya Anda baca juga:
Qatar siap menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022 yang akan dihelat pada 21 November hingga 18 Desember mendatang. Dengan diselenggarakannya turnamen sepak bola terbesar abad ini, Qatar mengharapkan 200.000 wisatawan per hari akan datang selama Piala Dunia berlangsung.
Maskapai penerbangan telah mengatur sejumlah penerbangan untuk membawa penggemar bola masuk ke Qatar. Untuk mengatasi lonjakan wisatawan pada ajang Piala Dunia tersebut, Akbar Al Baker selaku Menteri Pariwisata sekaligus kepala eksekutif Qatar Airways mengatakan bahwa akan mengurangi dan menghentikan beberapa rute penerbangan ke negara-negara yang tidak terlibat dalam turnamen 32 negara tersebut.
Baker mengatakan Bandara Internasional Hamad Qatar dan Bandara Internasional Doha akan melipatgandakan kapasitas sehingga dapat menampung lebih dari 200.000 orang per hari.
Qatar yang merupakan negara kecil sedang berusaha mati-matian untuk menyambut 1,4 juta pengunjung yang diprediksi datang untuk menonton Piala Dunia 2022. Seorang panitia penyelenggara Piala Dunia mengatakan hanya penggemar dengan tiket yang diizinkan masuk selama empat minggu mulai 21 November. Para penggemar harus pemegang Haya Card Digital, untuk dapat memasuki Qatar dan stadion. Mereka juga harus mempunyai tiket pertandingan untuk mendapatkan izin.
"Satu-satunya orang yang dapat memasuki negara Qatar selama turnamen adalah pemegang kartu digital Haya," ujar Saeed Al-Kuwari, direktur platform digital Haya kepada AFP.
Nantinya, Warga Qatar juga bisa memasuki area turnamen Piala Dunia 2022, namun pihak berwenang masing menggodok proses dan peraturannya.
Baker mengumumkan bahwa maskapai penerbangan seperti Saudia, Kuwait Airways, flydubai, dan Oman Air akan mengatur lebih dari 160 penerbangan harian mulai 20 November. Para pejabat memperkirakan bahwa lebih dari 20.000 penggemar bisa datang setiap hari dengan angkutan udara.
Kepala eksekutif Saudia, Ibrahim Koshy mengatakan maskapainya akan menjalankan 30 penerbangan pulang pergi setiap hari dari kota Riyadh dan Jeddah, yang dapat membawa 10.000 penumpang. Flydubai akan mengoperasikan setidaknya 30 penerbangan pulang pergi, Kuwait Airways 10 penerbangan dan Oman Air 24 penerbangan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!