Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perusahaan Platinum Diminta Patuhi Inpres DKI Dorong BPJS Tingkatkan Pelayanan

📅 Jumat, 27 Mei 2022, 09:03 WIB | Oleh:
Perusahaan Platinum Diminta Patuhi Inpres DKI Dorong BPJS Tingkatkan Pelayanan Doc: Istimewa
Ket. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendorong agar BPJS Ketenagakerjaan terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sebagaimana diatur dalam Inpres Nomor 2 Tahun 2021. "Kami terus mendorong semua perusahaan mengikutsertakan para pekerjanya ke BPJS Ketenagakerjaan," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, di Jakarta, Kamis (26/5).

Dia menilai, beragam program BPJS Ketenagakerjaan mampu mendukung pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan. Riza mengatakan peraturan Inpres No 2 Tahun 2021 bertujuan memastikan implementasi jaminan sosial ketenagakerjaan secara optimal dalam rangka melindungi seluruh pekerja Indonesia.

"Kami sebagai salah satu unsur yang memiliki tugas dan tanggung jawab dalam program ini, siap melaksanakan Instruksi Presiden. Kami juga siap memastikan perusahaan-perusahaan platinum mematuhi Inpres tersebut," ujarnya. Riza menambahkan, tenaga kerja sebagai pelaksana pembangunan harus dijamin hak-haknya. Selain itu, diatur kewajiban dan dikembangkan daya gunanya.

"Bentuk perlindungan tenaga kerja di Jakarta wajib dilaksanakan oleh setiap pengusaha atau perusahaan yang mempekerjakan orang lain," jelasnya.Menurut Riza, ada berbagai program BPJS Ketenagakerjaan yang memberikan perlindungan. Di antaranya, program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kematian (JKM), dan Jaminan Pensiun (JP) bagi tenaga kerja.

"Khususnya untuk pekerja nonformal, termasuk pekerja rentan dan membutuhkan jaminan sosial untuk hidup layak. Pekerja rentan yang dimaksud adalah pekerja sektor informal yang kondisi kerja mereka jauh dari nilai standar, memiliki risiko tinggi dan berpenghasilan sangat minim," ucapnya.

Selain itu, juga rentan terhadap gejolak ekonomi dan tingkat kesejahteraan di bawah rata-rata. Mereka adalah petani, nelayan, pedagang kaki lima, dan pekerja bukan penerima upah lainnya. Ia pun berharap, kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan makin meluas. Tidak hanya untuk pekerja swasta dan ASN, tetapi juga menyasar pekerja informal di Kota Jakarta.

Dia memberi contoh, guru ngaji, pengurus gereja, marbot masjid yang mendapat subsidi APBD. Iuran mereka ditanggung pemerintah provinsi DKI Jakarta. "Ini yang sedang kami rumuskan," sambungnya. Pada kesempatan sama, Wagub minta agar perusahaan-perusahaan platinum memastikan seluruh mitra-mitra kerjanya sudah terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan.

"Atas nama Pemprov DKI Jakarta, saya mengucapkan selamat atas terselenggaranya acara ini. Semoga acara ini menjadi momentum penting bagi kinerja BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan sosial kepada pekerja di Jakarta," tambahnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Dua Lansia Terluka dalam Kebakaran Rumah di Setiabudi

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Megapolitan
Dua Lansia Terluka dalam Ke...
Megapolitan
Wilayah Barat dan Timur Bog...

BBM Mahal, Warga Tangerang Hijrah ke Pertalite

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
BBM Mahal, Warga Tangerang ...

Bandit yang Memalak di Jakarta Pusat Diringkus

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Bandit yang Memalak di Jaka...
Luar Negeri
Warga Russia Dibatasi dalam...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp73.000/...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Gempa Magnitudo 5,1 Kembali Guncang Sulawesi Tengah

Gempa Magnitudo 5,1 Kembali Guncang Sulawesi Tengah

17 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.