Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Seram! Kerap Dikenal Sebagai Hewan Penjaga yang Buas dan Suka Menyemburkan Api, Naga Ternyata Berasal dari Ini

📅 Rabu, 25 Mei 2022, 17:15 WIB | Oleh:
Seram! Kerap Dikenal Sebagai Hewan Penjaga yang Buas dan Suka Menyemburkan Api, Naga Ternyata Berasal dari Ini Doc: Twitter | @wyvernshoard
Ket. ilustrasi makhluk mitologi, Naga.

Kisah tentang naga telah banyak dibahas di berbagai budaya. Hewan ini telah eksis hingga ribuan tahun lamanya. Naga terkenal dengan sosoknya yang menyeramkan. Matanya menyalak galak, giginya tajam, dengusan napasnya berasap, hingga mulut yang tak segan mengeluarkan api panas sebagai senjata.

Hewan ini kerap muncul dalam berbagai mitologi, seperti mitologi Amerika, Eropa, India, bahkan Tiongkok. Karena itulah, gambarang tentang naga sangat variatif.

Dalam beberapa mitologi, naga digambarkan sebagai hewan yang memiliki sayap dan bisa terbang. Mitologi lainnya menganggap naga hidup di dalam istana atau dibawah lautan. Ada juga yang berpendapat, tempat tinggal naga adalah di gua terdalam di pegunungan.

Beberapa percaya bahwa makhluk ini bisa mendatangkan hal-hal baik dalam kehidupan. Meski begitu, tak jarang yang menganggap naga adalah sebuah pertanda buruk yang harus dihindari. Seekor hewan yang lekat dengan kejahatan.

Menurut Live Science, makhluk mitologi ini dapat diidentifikasi kemunculannya dari awal masa Yunani hingga Sumeria Kuno.

Naga awalnya adalah hewan yang lekat dengan aktivitas penjagaan. Dalam bahasa Inggris, naga dikenal dengan "dragon" yang berasal dari bahasa Yunani Kuno, "draconta". Kata tersebut memiliki arti 'untuk mengawasi'. Merujuk dari istilah tersebut, naga biasa digunakan untuk menjaga harta karun.

Naga juga kerap disebut ketika penyebaran agama Kristen berlangsung. Legenda tersebut bercerita tentang seorang kudus yang taat berperang dan mengalahkan setan yang digambarkan dalam bentuk naga.

Kisah ini juga diceritakan dalam tradisi Hindu dan Buddha. Mereka mengenal naga sebagai hewan yang mistis. Dalam tradisi Hindu, naga dikisahkan dalam bentuk seni dan literatur. Hewan ini pun kerap dihubungkan sebagai pemberi keberkahan.

Dalam bahasa Indonesia, kata naga diambil dari bahasa Sanskerta yang berarti ular. Di masyarakat Jawa, naga merujuk pada dewa ular. Hal tersebut juga merujuk pada air dan kesuburan. Inilah mengapa mitologi dalam Jawa biasanya tak jauh dari hal-hal yang berhubungan dengan air dan ular.

Di tradisi Tiongkok, naga merupakan heran yang tinggal di laut, sungai, danau bahkan di tiap tetesan hujan. Hewan ini dipuja sebagai entitas yang membawa kehidupan, keberuntungan dan kesuburan.

Seperti tubuh Barongsai, naga dalam tradisi Tiongkok digambarkan sebagai hewan yang tubuhnya menyerupai ular, memiliki sisik seperti ikan, cakarnya seperti elang, bertanduk bagaikan rusa dan berwajah Qilin (makhluk suci dalam tradisi Tiongkok).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ekonomi
Menanti Data Inflasi AS, 25...
Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
📅 Kamis, 25-Jun-2026
# 7
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
📅 Kamis, 25-Jun-2026
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.