Italia Jaga Asa ke Lolos Piala Dunia, Tumbangkan Irlandia Utara 2-0
📅 Jumat, 27 Mar 2026, 06:17 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraBERGAMO, ITALIA - Langkah Timnas Italia untuk mengakhiri kegagalan tampil di Piala Dunia selama 12 tahun tetap terjaga setelah menaklukkan Timnas Irlandia Utara dengan skor 2-0, Jumat (27/3) dini hari WIB. Kemenangan ini memastikan Gli Azzurri melaju ke final play-off.
Gol-gol di babak kedua dari Sandro Tonali dan Moise Kean menjadi pembeda dalam laga ketat di Bergamo. Hasil tersebut mengantar Italia menuju duel penentuan melawan Timnas Bosnia dan Herzegovina di laga tandang, Selasa mendatang.
Tonali membuka keunggulan lewat tembakan keras pada menit ke-56, sebelum Kean memastikan kemenangan 10 menit jelang bubaran melalui penyelesaian akhir yang klinis. Dua momen itu menjadi kilasan kualitas dalam pertandingan yang sarat tekanan bagi juara dunia empat kali tersebut.
Pelatih Italia, Gennaro Gattuso, sebelumnya menyebut laga ini sebagai pertandingan terbesar dalam karier kepelatihannya. Ketegangan pun terasa jelas, baik di tribun maupun di atas lapangan.
Italia sendiri absen dalam dua edisi terakhir Piala Dunia di Russia dan Qatar. Dalam laga ini, mereka juga dipaksa bekerja keras menghadapi Irlandia Utara yang tampil disiplin meski diperkuat banyak pemain muda dan tanpa bek Liverpool, Conor Bradley, serta bek Sunderland, Dan Ballard.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kami memang tidak menciptakan banyak peluang, tetapi mampu memaksimalkan kesempatan yang ada,” ujar Tonali kepada RAI. “Ada sedikit ketegangan di awal babak kedua, tetapi setelah unggul, kami bermain lebih lepas.”
Gattuso menegaskan timnya harus tampil lebih tajam saat menghadapi Bosnia jika ingin mengamankan tiket ke putaran final musim panas mendatang di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
“Kami harus bekerja keras karena ini bukan pertandingan yang mudah,” kata Gattuso. “Kami tahu laga ini akan sulit. Sekarang kami hanya perlu memulihkan kondisi.”
Sebaiknya Anda baca juga:
Irlandia Utara, yang terakhir kali tampil di Piala Dunia pada 1986, memberikan perlawanan gigih sepanjang pertandingan. Kapten tim pada laga ini, Trai Hume, menilai timnya tampil cukup baik meski akhirnya harus mengakui keunggulan lawan.
“Kami bermain cukup baik secara keseluruhan. Mereka punya momen dan mampu memanfaatkannya,” ujar Hume. “Memang ada kekecewaan, tetapi ini pengalaman berharga bagi tim muda kami. Kami akan terus berkembang.”
Babak pertama berlangsung minim peluang, dengan hanya dua tembakan tepat sasaran. Italia kesulitan menembus pertahanan rapat Irlandia Utara yang diorganisir pelatih Michael O'Neill.
Kiper Pierce Charles tampil solid di bawah mistar, sementara lini belakang lima pemain berhasil meredam duet penyerang Italia, Mateo Retegui dan Kean.
Peluang terbaik Italia di babak pertama hanya datang dari sepakan Federico Dimarco yang mampu diamankan Charles. Sementara Kean sempat melepaskan tembakan melambung dan sundulan Alessandro Bastoni juga belum menemui sasaran.
Retegui sempat membuang peluang emas di awal babak kedua saat gagal mengontrol bola dengan baik dalam posisi bebas. Namun, kesalahan itu terbayar ketika Tonali memanfaatkan sapuan lemah Isaac Price menjadi gol pembuka yang tak mampu dibendung.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!