Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Inilah Sejarah Konfrontasi Antara Indonesia dan Malaysia Juga Awal Mula Istilah 'Ganyang Malaysia'

📅 Senin, 04 Apr 2022, 15:40 WIB | Oleh:
Inilah Sejarah Konfrontasi Antara Indonesia dan Malaysia Juga Awal Mula Istilah 'Ganyang Malaysia' Doc: Istimewa

Operasi Ganyang Malaysia bermula disebabkan adanya rencana mengenai penggabungan negara-negara bekas jajahan Inggris yang berada di Asia Tenggara menjadi satu negara bernama Federasi Malaysia.

Sejumlah negara yang tergabung dalam Federasi Malaysia terdiri dari Malaya, Brunei, Sabah, Serawak, dan Singapura.

Sedangkan Filipina dan Indonesia resminya setuju untuk menerima pembentukan Federasi Malaysia apabila mayoritas di daerah yang hendak dilakukan dekolonial memilihnya dalam sebuah referendum yang diorganisasi oleh PBB.

Pada 16 September 1963, sebelum hasil dari pemilihan dilaporkan Malaysia melihat pembentukan federasi ini sebagai masalah dalam negeri, tanpa tempat untuk turut campur orang luar.

Pemimpin Indonesia melihat hal ini sebagai Persetujuan Manila yang dilanggar dan sebagai bukti kolonialisme dan imperialisme Inggris.

"Melihat kelicikan Malaysia yang melanggar janji dari berbagai kesepakatan, sehari setelah deklarasi pembentukkan Federasi Malaysia tepat pada tanggal 17 September 1963, Indonesia memutuskan hubungan diplomatik dengan Malaysia sehingga suasana pun semakin memanas yang melahirkan demonstrasi di kedua negara," diambil dari potongan video Matahatipemuda berjudul "Sejarah Ganyang Malaysia - Episode 1 | Konfrontasi Indonesia & Malaysia"

Demonstrasi anti-Indonesia di Kuala Lumpur yang berlangsung tanggal 17 September 1963, berlaku ketika para demonstran yang sedang memuncak marah terhadap Presiden Soekarno yang melancarkan konfrontasi terhadap Malaysia dan juga karena serangan pasukan militer tidak resmi Indonesia terhadap Malaysia.

Ketidaksepakatan pemerintah Indonesia mengenai pembentukan Federasi Malaysia karena Indonesia menganggap bahwa negara serumpun itu merupakan proyek neo-kolonialisme dan neo-imperialisme dari Inggris yang akan mengepung Indonesia.

Pemerintah Indonesia berspekulasi bahwa pembentukan Federasi Malaysia bertentangan dengan politik Indonesia yang antikolonialisme dan antiimperialisme dengan berbagai macam bentuknya, pembentukan Federasi Malaysia tidak melalui prosedur dalam hal keterangan-keterangan daerah-daerah koloni dan daerah tak berpemerintahan menurut Resolusi PBB No. 1514.

Soekarno yang murka karena hal itu mengutuk tindakan demonstrasi anti-Indonesia yang menginjak-injak lambang negara Indonesia dan ingin melakukan balas dendam dengan melancarkan gerakan yang terkenal dengan nama Ganyang Malaysia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Gempa M7,7 di Laut Sulawesi...
Daerah
Pemkot Solok Luncurkan SPMB...
Luar Negeri
Jepang Siap Kerahkan SDF ke...
Olahraga
Alexander Zverev Raih Gelar...
Ekonomi
Pertamina Berhasil Tangani ...
Daerah
Petugas Rutan-Poso Gagalkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Gempa Kuat M7,8 Guncang Selatan Filipina dan Sulawesi Utara, Peringatan Tsunami Dikeluarkan

Gempa Kuat M7,8 Guncang Selatan Filipina dan Sulawesi Utara, Peringatan Tsunami Dikeluarkan

08 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 8
# 8
Ratifikasi IEU-CEPA Dorong Daya Saing
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.