Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hadapi Tantangan Cuaca, KKP Fasilitasi Tambak Garam Rakyat Teknologi Tunnel - SWRO

📅 Jumat, 06 Feb 2026, 10:12 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Hadapi Tantangan Cuaca, KKP Fasilitasi Tambak Garam Rakyat Teknologi Tunnel - SWRO Doc: istimewa
Ket. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus memperkuat upaya peningkatan produksi dan kualitas garam nasional melalui penerapan Teknologi Evaporasi Pergaraman Tunnel-Sea Water Reverse Osmosis (SWRO)

JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus memperkuat upaya peningkatan produksi dan kualitas garam nasional melalui penerapan Teknologi Evaporasi Pergaraman Tunnel-Sea Water Reverse Osmosis (SWRO). Teknologi ini merupakan inovasi terintegrasi antara tunnel garam dan mesin SWRO yang memungkinkan produksi garam berkualitas tinggi berlangsung sepanjang tahun, baik pada musim kemarau maupun musim hujan.

Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan, Koswara, saat meninjau penerapan teknologi tersebut di Kabupaten Indramayu, menyampaikan bahwa penggunaan SWRO di sektor pergaraman merupakan yang pertama di Indonesia. Selain meningkatkan efisiensi dan konsistensi produksi, teknologi ini juga menghasilkan air bersih sebagai produk sampingan, yang dapat dimanfaatkan untuk mengatasi keterbatasan air tawar di wilayah pesisir.

Koswara menjelaskan, teknologi SWRO bekerja dengan menyaring air laut melalui proses pemisahan air tawar, senyawa garam, serta zat lain yang tidak diperlukan atau berpotensi berbahaya. Proses ini menghasilkan air laut bersih dengan kandungan natrium klorida (NaCl) murni dan tingkat kepekatan mencapai 15 derajat Baume (BE), sehingga sangat ideal untuk langsung memasuki tahap kristalisasi garam.

“Dengan kualitas bahan baku seperti ini, proses kristalisasi garam dapat berlangsung lebih singkat, sekitar tiga hingga lima hari dalam kondisi normal. Produksi menjadi lebih efisien, hasilnya pun lebih konsisten dan bermutu,” ujar Koswara di Jakarta, Jumat (6/2).

Penerapan sistem tunnel yang terintegrasi dengan teknologi SWRO dinilai sebagai solusi tepat untuk meningkatkan produktivitas sekaligus kualitas garam nasional. Inovasi ini juga mendukung keberlanjutan usaha pergaraman rakyat, terutama dalam menghadapi tantangan cuaca yang selama ini menjadi kendala utama produksi.

Tak bergantung ke cuaca

Sementara itu, Ketua Koperasi Produsen Sae Nalendra Darma Raga, Kabupaten Indramayu, Carmadi, menyampaikan bahwa bantuan teknologi SWRO sangat membantu petambak garam, khususnya saat musim hujan. Menurutnya, dengan teknologi tersebut, proses produksi tetap dapat berjalan tanpa bergantung sepenuhnya pada kondisi cuaca.

“Dengan sistem tunnel dan penggunaan geomembran, garam yang dihasilkan lebih putih, bersih, dan memenuhi standar industri. Dalam waktu sekitar lima hari, kami sudah bisa memanen,” kata Carmadi.

Ia berharap dukungan teknologi ini dapat mendorong semangat petambak untuk berproduksi sepanjang tahun, sekaligus meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan mereka.

Penerapan teknologi Tunnel-SWRO ini sejalan dengan kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono yang menekankan penguatan produksi dalam negeri melalui modernisasi teknologi, peningkatan kualitas, dan pemberdayaan petambak garam. Melalui inovasi yang adaptif dan berkelanjutan, KKP optimistis swasembada garam nasional dapat tercapai dengan tetap berpihak pada kesejahteraan masyarakat pesisir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Cegah Kepanikan Saat Bencan...
Olahraga
Hasil Liga Champions: Como ...
Luar Negeri
Bandara King Fahd Arab Saud...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Hasil Liga Champions: Arsenal Imbangi Tuan Rumah Bayern Muenchen 2-2

Hasil Liga Champions: Arsenal Imbangi Tuan Rumah Bayern Muenchen 2-2

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.