Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

DKI Gandeng Pakar untuk Susun RUU Kekhususan

📅 Kamis, 24 Mar 2022, 08:59 WIB | Oleh:
DKI Gandeng Pakar untuk Susun RUU Kekhususan Doc: ANTARA/Aprillio Akba
Ket. Deretan permukiman penduduk dan gedung bertingkat di Jakarta, Sabtu (26/2/2022).

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama dengan pakar dan berbagai elemen menyusun konsep naskah akademik RUU tentang kekhususan Jakarta. Hal ini bertujuan sebagai payung hukum untuk mengakomodir kepentingan Jakarta menjadi kota yang lebih baik setelah tidak lagi menjadi Ibu Kota Negara (IKN).

"Kami bersama para pakar dan berbagai elemen lainnya saat ini juga sedang menyusun konsep naskah akademik RUU, tentang kekhususan Jakarta sebagai payung hukum akomodir kepentingan Jakarta menjadi kota yang lebih baik paska tidak lagi menjadi Ibu Kota Negara," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria ditemui di Jakarta, Rabu (23/3).

Riza mengungkapkan merawat Jakarta untuk tetap menjadi kota yang terdepan di Indonesia adalah impian seluruh warga Jakarta pada umumnya. "Apalagi Presiden Jokowi pernah menyatakan kebijakan pemerintah yang sedang membangun IKN Nusantara di Kalimantan jangan diartikan sebagai sikap pemerintah akan meninggalkan kota Jakarta," jelasnya.

Dikatakan Riza, dengan dipindahkannya status ibu kota harus dimanfaatkan Jakarta menjadi kota yang lebih maju. "Masa depan Jakarta pasca pemindahan ibu kota harus dimanfaatkan sebagai peluang untuk menjadi kota yang lebih maju lagi terutama sebagai kota pusat bisnis dan ekonomi," ucapnya.

Dikatakan Riza, sebagai pusat bsnis maka kota Jakarta akan selalu menjadi daerah yang akan selalu didatangi orang-orang dari seluruh Tanah Air, bahkan wisatawan dunia.

Peluang Besar

Pastinya, lanjut Riza, dengan mendapatkan penghidupan lebih baik apalagi telah terbukti kontribusi Jakarta terhadap produk domestik bruto nasional sangat signifikan yaitu sebesar 17,19 persen pada tahun 2022.

"Dengan segala keunggulannya terutama di sektor ekonomi maka pemindahan ibu kota negara sebenernya bisa dibaca sebagai peluang besar bagi Jakarta untuk memegang peran penting terutama sebagai pusat ekonomi dan bisnis, baik skala nasional dan global," ucapnya.

Kendati begitu, Riza menuturkan pihaknya berharap dengan pemindahan Ibu Kota ke Kalimantan, dapat mengurangi kemacetan, turunnya muka air, mengurangi polusi, dan sebagainya. "Insha Allah Jakarta akan lebih baik lagi. Kita tunggu masukan-masukan dari teman-teman terkait rekomendasi Jakarta lebih baik lagi paska pemindahan IKN ke Kalimantan Timur," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT Pertamina Perluas Akses ...
Olahraga
Michael Olise Tidak Akan Di...

27 Rumah Ikan Diboyong ke Kayu Pulau , Jayapura

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
27 Rumah Ikan Diboyong ke K...

Lokasi Durian Premium Tengah Disiapkan di Kabupaten Kaur

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Lokasi Durian Premium Tenga...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Bantuan pemerintah yang patut diapresiasi karena sangat membantu ...
    Saatnya salah satu komoditi perkebunan andalan indonesia tembus ...
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...
  • Piala Dunia 2026: Kapten Timnas Spanyol Rodri Dinobatkan sebagai Pemain Terbaik
    Preview komentar:
Tugas Berat Fajar/Fikri di Final China Open, Mempertahankan Dua Prestasi

Tugas Berat Fajar/Fikri di Final China Open, Mempertahankan Dua Prestasi

26 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.