Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Akhirnya Swedia Mengikuti Negara Eropa Lain Umumkan Covid-19 Berakhir, ada Ada Dengan Fenomena Ini?

📅 Kamis, 10 Feb 2022, 08:45 WIB | Oleh:
Akhirnya Swedia Mengikuti Negara Eropa Lain Umumkan Covid-19 Berakhir, ada Ada Dengan Fenomena Ini? Doc: Istimewa

Setelah sekian banyak negara di eropa yang telah melakukan pencabutan kebijakan pembatasan, kali ini Swedia mengambil langkah tersebut. Menteri Kesehatan Swedia, Lena Hallengren mendeklarasikan pandemi Covid-19 di negaranya sudah berakhir dan mencabut hampir semua kebijakan lockdown.

"Seperti yang kita ketahui pandemi ini, saya akan mengatakan ini sudah berakhir," ujar Lena yang dikutip dari Reuters, Kamis (10/2).

Dirinya juga melanjutkan sampai saat ini Covid-19 tidak lagi diklasifikasikan sebagai jenis penyakit yang berbahaya bagi masyarakat.

"Karena vaksin telah meredam kasus dan kematian yang parah dan varian Omicron yang tidak terlalu parah," tambahnya.

Sebelumnya, Rabu (9/2), bar dan restoran di Swedia diperbolehkan untuk buka sampai pukul 11 malam tanpa batasan jumlah tamu.

Pemerintah tersebut juga diketahui sudah menghentikan kuota testing gratis. Sehingga tidak ada yang tahu berapa jumlah kasus harian Covid-19 di sana.

Langkah yang diambil oleh pemerintah Swedia ini kemudian ditentang oleh banyak pihak.

Pihak yang menentang salah satunya Profesor Virologi dari Universitas Umea, Fredrik Elgh, dirinya menyebutkan banyak rumah sakit di Swedia masih mengalami tekanan akibat kasus yang meningkat.

"Kita harus memiliki sedikit lebih banyak kesabaran, menunggu setidaknya beberapa minggu lagi [untuk mencabut kebijakan lockdown]. Dan kita masih cukup kaya untuk terus melakukan testing gratis," terangnya kepada Reuters.

Perlu diketahui, pada per Rabu (9/2), kasus kematian akibat Covid-19 di Swedia mencapai 114 kasus perhari. Secara total ada 16.182 orang meninggal karena pandemi ini.Angka kematian ini memang jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan sebagian besar negara di Eropa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

30 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

39 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.