Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hasil Survei Tunjukkan TNI Menjadi Lembaga Paling Dipercaya Publik, Lebih Unggul dari KPK dan DPR-Parpol

📅 Selasa, 07 Des 2021, 10:50 WIB | Oleh:
Hasil Survei Tunjukkan TNI Menjadi Lembaga Paling Dipercaya Publik, Lebih Unggul dari KPK dan DPR-Parpol Doc: istimewa

Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia menggelar riset mengenai tingkat kepercayaan publik terhadap sejumlah institusi negara.

Berdasarkan hasil survei,Tentara Nasional Indonesia (TNI) masih menjadi lembaga dengan tingkat kepercayaan publik yang paling tertinggi.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi menyampaikan, selama tujuh tahun berturut-turut TNI berhasil mempertahankan tingginya tingkat kepercayaan publik.

"Tentara itu trendnya terus menerus naik, terutama sejak 2016 itu konsisten berada di peringkat pertama," kata Burhanuddin dalam konferensi pers virtual, Minggu, (5/12).

Diketahui, tingkat kepercayaan publik terhadap TNI berada di angka 95 persen, dimana 27 persen sangat percaya dan 68 persen cukup percaya.

Menurutnya, di bawah kepimpinan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, tingkat kepercayaan terhadap TNI tidak hanya bertahan di peringkat satu, namun angkanya mengalami peningkatan dibandingkan survei sebelumnya.

Sebagai informasi, pada survei serupa sebelumnya tingkat kepercayaan terhadap TNI berada di angka 94 persen.

"Di bawah panglima baru, bukan hanya tetap di peringkat pertama tapi juga meningkat dibandingkan survei tahun lalu," katanya.

Burhanuddin menjelaskan, kepercayaan publik yang tetap dalam posisi tertinggi tersebut membuktikan bahwa TNI merupakan lembaga yang paling dicintai masyarakat.

Maka dari itu, keberhasilan ini juga menandakan bahwa TNIsukses menjalankan profesionalisme militer dan menjaga pertahanan dan keamanan negara.

Berikut merupakan tingkat kepercayaan terhadap sejumlah institusi terdiri dari:

TNI: 95 persen
Presiden: 86 persen
Polri: 80 persen
Mahkamah Agung: 79 persen
Mahkamah Konstitusi: 79 persen
Kejaksaan: 78 persen
Pengadilan: 77 persen
KPK: 71 persen
MPR: 67 persen
DPD: 66 persen
DPR: 62 persen
Partai Politik: 52 persen

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
  • Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
    final ideal, kekuatan berimbang, pertandingan yg menguras tenaga ...
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...

Ubah Air Payau agar Bisa Diminum Jadi Solusi Atasi Kekeringan

24 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Ubah Air Payau agar Bisa Di...
Luar Negeri
Filipina Pimpin Komitmen Do...

Akhirnya, Nusron Wahid Bakal Diperiksa KPK

33 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Akhirnya, Nusron Wahid Baka...
Luar Negeri
Demo Pelajar di Prancis Ric...
Luar Negeri
Tak Lagi Dijegal, Hungaria ...
Advertisement
ASDP Perkuat Pengaturan Operasional Berbasis Keselamatan, Layanan Ketapang–Gilimanuk Kembali Lancar

ASDP Perkuat Pengaturan Operasional Berbasis Keselamatan, Layanan Ketapang–Gilimanuk Kembali Lancar

06 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.