Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Horee, Yogya Mulai Sekolah Tatap Muka 100 Persen untuk Sekolah Luar Biasa dan 50 Persen untuk Sekolah Umum

📅 Selasa, 07 Sep 2021, 19:18 WIB | Oleh:
Horee, Yogya Mulai Sekolah Tatap Muka 100 Persen untuk Sekolah Luar Biasa dan 50 Persen untuk Sekolah Umum Doc: Istimewa
Ket. Ilustrasi sekolah di Yogya.

YOGYAKARTA - Dengan penurunan level PPKM di DIY dari level 4 menjadi level 3, Pemda DIY sudah membolehkan sekolah menggelar pembelajaran tatap muka atau PTM bagi yang yang sudah memenuhi syarat, di antaranya guru dan siswa sudah menjalani vaksinasi dan sarana pendukung protokol kesehatan sudah terpenuhi.

Berdasar Ingub Nomor 26 Tahun 2021, maksimal PTM 100 persen boleh dilangsungkan untuk sekolah luar biasa (SLB) jenjang SD hingga SMA dengan catatan maksimal satu kelas hanya 5 anak. Jika di atas 5 anak maksimal 62 persen dengan menjaga jarak 1,5 meter. Sedangkan jenjang PAUD maksimal 33 persen atau 5 orang anak. Sementara jenjang umum dari SD hingga SMA maksimal 50 persen.

"Pendidikan tatap muka sudah bisa dilajukan uji coba dengan ketentuan-ketentuan khusus," kata Sekda Pemda DIY, Baskara Aji, di Kompleks Kepatihan, Selasa (7/9).

Baskara Aji berujar PTM bisa diawali oleh sekolah yang sempat melakukan uji coba beberapa waktu lalu dan oleh sekolah yang memenuhi syarat guru dan siswanya sudah menjalani vakainsi. Namun uji coba PTM juga masih terbatas dengan ketentuan maksimal 50% dari total kapasitas lingkungan sekolah dan jumlah siswa.

Pemda DIY sudah meminta kepala dinas pendidikan pemuda dan olahraga (disdikpora) untuk membuat standar operasional prosedur (SOP) dan menentukan sekolah mana saja yang sudah siap menggelar pembelajaran tatap muka.

Namun dia mengingatkan syarat vaksinasi harus sudah terpenuhi minimal 80% seperti yang diinginkan Gubernur DIY Sri Sultan HB X. "Saya kira Pak Gubernur sudah menyampaikan seyogyanya itu 80 persen warga sekolah itu sudah divaksinasi supaya bisa tenang. Efikasi vaksin tidak 100 persen, tetapi dari pengalaman yang sudah melakukan vaksinasi kalau terpapar tidak bergejala berat. Ya persyaratan minimal dosis pertama," ujar Baskara Aji.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Perang Iran Hantam Benua Bi...

Atasi Pertanian Lahan Gambut, ITS Ciptakan Traktor Perahu Listrik

36 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Atasi Pertanian Lahan Gambu...
Luar Negeri
Menuju 2050, Populasi Kambo...
Luar Negeri
Rute Bus Baru Lintas Negara...
Prancis vs Spanyol: Final Dini, Blunder Bakal Berujung Kekalahan

Prancis vs Spanyol: Final Dini, Blunder Bakal Berujung Kekalahan

14 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.