, Jaringan Kabel Fiber Optik Putus Ganggu Ekonomi Papua dan Papua Barat
📅 Selasa, 18 Mei 2021, 06:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Istimewa
JAKARTA- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Papua dan Papua Barat menyatakan kegiatan perekonomian sempat terdampak gangguan jaringan akibat putusnya kabel fiber optik Telkom di perairan Sarmi pada akhir April 2021.
Kepala Kantor OJK Provinsi Papua dan Papua Barat Adolf Fictor Tunggul Simanjuntak kepada Antara di Jayapura, Senin, mengatakan gangguan jaringan itu sempat membuat kegiatan UMKM berbasis digital tidak berjalan normal.
"UMKM yang berbasis digital bermasalah seperti ojek daring, kuliner daring dan lain sebagainya, karena tidak bisa beroperasi normal," ujarnya.
Adolf memperkirakan terganggunya jaringan telekomunikasi tersebut bisa mempengaruhi aktivitas perekonomian hingga akhir Mei 2021.
"Meskipun demikian, dengan adanya kondisi jaringan internet yang terganggu kini, beberapa usaha kuliner masih ada yang berjalan dan ada yang tidak," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, menurut dia, kegiatan perbankan masih terlihat normal seperti kegiatan layanan di teller-teller bank dan lain sebagainya.
"Dari hasil kunjungan kami ke beberapa bank seperti Mandiri dan Bank Papua masih terlihat aktivitas perbankan," katanya.
Namun, ia memastikan, industri rumahan atau usaha apapun yang mengandalkan jaringan internet masih terganggu sehingga pemangku kepentingan terkait harus mencari solusi dari potensi perlambatan ekonomi ini.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!