Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sandiaga Uno Sarankan Pontianak Kembangan Kuliner dan Kriya

📅 Minggu, 25 Apr 2021, 15:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sandiaga Uno Sarankan Pontianak Kembangan Kuliner dan Kriya Doc: ANTARA/Yunita
Ket. Menteri Parekraf Sandiaga Uno saat mengahadiri webinar Talkshow Parekraf dengan Tema Strategi Pemulihan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Pasca Pandemi, yang terpantau di Pontianak, Sabtu (24/4/2021).

JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Uno menyarankan tiga sub sektor ekonomi kreatif (ekraf) di Pontianak, Kalimantan Barat untuk menjadi andalan.

"Tiga sub sektor ekraf tersebut yaitu kuliner, fashion, dan kriya. Ini bisa menjadi andalan di Kalimantan Barat khususnya Pontianak bagaimana caranya melangkah berinovasi, beradaptasi, dan berkolaborasi," kata Menteri Sandiaga Uno saat mengahadiri webinar Talkshow Parekraf dengan Tema Strategi Pemulihan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Pasca Pandemi, yang terpantau di Jakarta, Sabtu (24/4/2021).

Ia mengatakan pada masa pandemi saat ini jumlah kunjungan wisatawan negara turun drastis lebih dari 70 persen di mana devisa juga terjun bebas tidak sampai seperempat dari tahun sebelumnya yang jumlahnya 16 miliar dolar AS.

"Data terbaru dari organisasi pariwisata dunia menyebutkan penurunan kedatangan internasional mendekati 75 persen untuk tahun 2021 ini merupakan suatu tantangan yang mesti kita atasi bersama," katanya.

Dirinya juga mengatakan saat ini harus ada dorongan kegiatan bangga buatan produk Indonesia. Sehingga masyarakat juga mampu untuk mengambil peluang memiliki produk Indonesia yang berkualitas.

"Misalnya program desa wisata, mari mencetak creatifprenuer yaitu enterprenuer yang berpikir kreatif, peluangnya bisa dari KKN atau kerja praktek magang sasarannya desa wisata dan kita harus 3G gercep atau gerak cepat geber atau gerak bersama dan gaspol," ujarnya.

Sandiaga Uno mengatakan akan lebih fokus ke ekonomi kreatif pariwisata saat ini masa pandemi ini mungkin memiliki tantangan.

"Alasannya karena ringan modal sumber kita dalam ekonomi kreatif adalah kreatifitas sendiri, ringan SDM tidak membebani kelestarian lingkungan, fleksibel kolaborasi dan mampu dijangkau oleh anak muda," kata dia.

Ia berharap untuk anak muda harus "Yakusa" yakin usaha sampai

"Ubah mindset, jemput peluang, jangan tunggu bola, cetak pemenang ambil resiko, berani melangkah, belajar setiap hari cari narasi yang mampu membangun bangsa," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
Luar Negeri
IAEA Temukan Berton-Ton Mat...
Luar Negeri
Russia dan Ukraina Saling T...
Luar Negeri
Seoul Galakkan Konsep Kota ...
Megapolitan
22 Sekolah Harus Direhabili...
Megapolitan
Investasi Tangerang Terting...
Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

19 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.