Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PUPR Bangun Jembatan Permanen Jalur Pantura Bekasi

📅 Jumat, 12 Mar 2021, 06:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
PUPR Bangun Jembatan Permanen Jalur Pantura Bekasi Doc: ANTARA/Hafidz Mubarak A

BEKASI - Direktorat Jenderal Bina Marga pada Kementerian PUPR mulai melakukan pembangunan jembatan permanen di Jalur Pantura Bekasi, tepatnya Jalan Raya Pacing, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, yang ambles diterjang banjir pada Februari 2021.

"Mulai kemarin sudah dimulai perbaikan jembatan Pacing yang ambles secara permanen," kata Pejabat Pembuat Komitmen 1.5 PJN Wilayah I Jawa Barat Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR Andy Suryanto di Cikarang, Rabu (10/3).

Andy mengatakan pembangunan jembatan secara permanen dimulai dengan melakukan pembongkaran jembatan eksisting atau jembatan yang sudah amblas tersebut.

Pembongkaran jembatan di Jalur Pantura itu terlebih dahulu dilakukan di akses menuju arah Jakarta mulai hari ini juga secara bertahap.

"Jadi dimulai pembangunan jembatan permanen di jalan arah Jakarta. Bergantian agar akses jalan tetap bisa dilewati melalui jembatan darurat atau bailey yang sudah terpasang," katanya.

Selain itu, kata dia, mobilisasi borepile juga sudah dilakukan hari ini dengan penyetingan alat borepile dan diperkirakan besok sudah mulai dilakukan kegiatan borepile.

"Selama proses pembangunan akan dilakukan sistem contraflow. Rambu-rambu akan dipasang, kami juga berkoordinasi dengan petugas kepolisian dan dinas perhubungan," katanya.

Dia menyebut pembangunan jembatan permanen ini dilakukan sesegera mungkin demi keamanan dan kenyamanan pengguna jalan mengingat jalur amblesnya jembatan ini merupakan jalur utama perekonomian di wilayah utara Pulau Jawa.

Kementerian PUPR sudah melakukan antisipasi kelancaran lalu lintas dengan membangun jembatan darurat berbahan rangka baja atau bailey.

Musibah Banjir

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menyatakan musibah banjir yang melanda sedikitnya 19 kecamatan daerah itu sejak akhir Februari 2021 lalu kini tinggal tiga desa yang masih tergenang di satu kecamatan saja.

"Hingga hari ini, dari total 150 titik lebih banjir tinggal tersisa tiga desa saja dengan ketinggian air maksimal 60 sentimeter," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi Henri Lincoln di Cikarang, Kamis.

Dia mengatakan ketiga desa itu masing-masing Desa Pantai Hurip dan Hurip Jaya Kecamatan Babelan serta Desa Pantai Harapan Jaya di Kecamatan Muaragembong.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

25 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.