Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mentan Koordinasikan ke Mendag soal Kenaikan HET Minyakita

📅 Selasa, 09 Jun 2026, 05:50 WIB | Oleh:
Mentan Koordinasikan ke Mendag soal Kenaikan HET Minyakita Doc: antara foto
Ket. Menteri Pertanian (Mentan) sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman

JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman menyatakan segera berkoordinasi dengan Menteri Perdagangan Budi Santoso untuk menyikapi rencana kenaikan harga eceran tertinggi (HET) Minyakita.

"Nanti, aku baru pulang dari Tanah Suci (melaksanakan ibadah haji). Nanti akan koordinasi dengan Pak Mendag, aku lapor Pak Menko," kata Mentan Amran ditemui usai Rapat Koordinasi Pembahasan Pengembangan dan Upaya Stabilisasi Harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit di Jakarta, Senin (8/6).

Ia menyampaikan hal itu menanggapi pertanyaan pers tentang rencana penyesuaian HET Minyakita yang sebelumnya telah disampaikan Kementerian Perdagangan.

Amran mengaku terlebih dahulu akan melakukan koordinasi dengan Menteri Perdagangan Budi Santoso terkait kebijakan tersebut.

Selain berkoordinasi dengan Menteri Perdagangan, Amran juga menyebut hasil pembahasan mengenai perkembangan harga dan kebijakan Minyakita akan dilaporkan kepada Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.

Saat ditanya mengenai kondisi harga minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) yang disebut masih berfluktuasi, Amran menegaskan perlu melakukan rapat koordinasi terlebih dahulu sebelum menyampaikan penilaian resmi pemerintah.

"Aku baru masuk kantor. Tunggu, rakor dulu," ujar Amran.

Meski demikian, Amran menilai harga CPO saat ini seharusnya berada dalam kondisi yang baik, namun pemerintah tetap akan melakukan pembahasan lintas kementerian sebelum mengambil keputusan mengenai HET Minyakita.

"Harusnya sekarang ini harga CPO kita baik-baik saja. Nanti aku koordinasi (kepada) Menteri Perdagangan, kemudian lapor Pak Menko," kata Mentan singkat.

Amran belum memberikan keterangan lebih rinci mengenai rencana kenaikan HET Minyakita karena baru masuk kantor setelah menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyatakan pemerintah akan menaikkan harga eceran tertinggi (HET) untuk minyak goreng rakyat atau Minyakita dalam dua minggu ke depan.

"Hari ini kita menyepakati akan menaikkan harga eceran tertinggi untuk Minyakita," ujar Budi usai rapat koordinasi tingkat menteri bidang pangan di kantor Kementerian Perdagangan (Kemendag), Jakarta, Kamis (4/6).

Terkait HET terbaru Minyakita, Budi menyebut belum ada kesepakatan yang dicapai.

Menurutnya, penetapan harga terbaru Minyakita masih akan dibahas lebih lanjut antar kementerian dan lembaga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Paviliun Wonderful Indonesia Sabet Best Booth Design di SITF 2026

Paviliun Wonderful Indonesia Sabet Best Booth Design di SITF 2026

08 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 5
# 5
Ratifikasi IEU-CEPA Dorong Daya Saing
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.