Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga yang Berkerumun di Malam Tahun Baru Dibubarkan

📅 Jumat, 01 Jan 2021, 08:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga yang Berkerumun di Malam Tahun Baru Dibubarkan Doc: ANTARA/HO/Humas Polda Sulbar.
Ket. Personel kepolisian dari Polda Sulbar meminta para pedagang di Pantai Manakarra agar menghentikan aktivitas berjualan sebelum pukul 23. 00 Wita untuk menghindari terjadinya kerumunan pada malam pergantian tahun.

MAMUJU - Personel gabungan dari TNI dan Polri di Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat membubarkan warga di sejumlah titik yang berkerumun di malam pergantian tahun.

Sebelum melaksanakan patroli untuk menertibkan warga yang berkerumun, personel gabungan dari Polda Sulbar, Korem 142/Tatag, personel Polresta Mamuju, Kodim 1418, Dinas Perhubungan dan Satpol PP setempat mengikuti apel gabungan di Mapolda Sulbar, Kamis malam (31/12) sekitar pukul 22. 00 Wita.

Selanjutnya, pada pukul 22. 30 Wita, personel gabungan kemudian melakukan patroli di sejumlah titik keramaian yang berpotensi dijadikan tempat berkumpul untuk menyambut malam pergantian tahun, seperti Anjungan Pantai Manakarra, warung kopi, kafe dan tempat-tempat keramaian lainnya.

Para personel gabungan kemudian meminta para pedagang, pengelola warung kopi dan kafe agar menghentikan aktivitas berjualan, sebelum pukul 23.00 Wita.

Begitupun saat melihat sekelompok remaja yang sedang berkerumun di sekitar Pantai Manakarra, personel gabungan meminta mereka agar kembali ke rumah masing-masing.

"Kegiatan ini untuk memastikan tidak ada keramaian di malam tahun baru sehubungan dengan kondisi pandemi Covid-19 yang masih menjadi ancaman untuk kesehatan bahkan keselamatan bersama," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sulbar AKBP Syamsu Ridwan, Jumat dinihari.

Patroli itu juga lanjut Kabid Humas, sebagai tindak lanjut edaran pemerintah agar toko dan pusat keramaian lainnya, tutup paling lambat pukul 23.00 wita.

"Penertiban warga berkerumun di malam pergantian tahun ini tetap mengedepankan langkah persuasif,"tuturnya.

Warga yang didapati berkerumun diimbau dengan baik dan santun serta diberikan pengertian untuk membubarkan diri, kataSyamsu Ridwan.

Dari pantauan sejak Kamis malam sekitar pukul 24. 00 Wita hingga Jumat dinihari, suasana di Kota Mamuju terlihat cukup lengang dan tidak terlihat adanya aktivitas keramaian seperti pada malam tahun baru di tahun-tahun sebelumnya.

Begitupun di sejumlah kawasan perumahan, juga tidak terlihat adanya warga yang berkerumun dan berkumpul menyambut malam pergantian tahun.

Tepat pukul 24. 00 Wita, tidak terdengar adanya suara petasan dan kembang api, seperti pada setiap malam tahun baru seperti tahun-tahun sebelumnya.

"Kami merayakan malam tahun baru di rumah saja dengan acara seadanya bersama keluarga, sebab ada imbauan dari pemerintah. Saya sempat keluar dan melihat suasana dan ternyata memang sangat sepi, tidak seperti biasanya pada setiap malam tahun baru," ujar salah seorang warga Mamuju Angga. Ant/N-3

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Olahraga
Salah Tiba di Turki, Selang...
Ekonomi
Pertumbuhan Semu? Ritel Les...

Terindikasi Main Judi Online, Nyaris 1,5 Juta Penerima Bansos Ditahan Bantuannya

Terindikasi Main Judi Online, Nyaris 1,5 Juta Penerima Bansos Ditahan Bantuannya

05 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.