Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
-

Rektor ITB NR Reini Djuhraeni Wirahadikusuma : Perguruan Tinggi Teknik Perlu Sempurnakan 'Learning System' dan Perkuat Solidaritas

📅 Sabtu, 22 Agu 2020, 03:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rektor ITB NR Reini Djuhraeni Wirahadikusuma : Perguruan Tinggi Teknik Perlu Sempurnakan 'Learning System' dan Perkuat Solidaritas Doc: ISTIMEWA

Sejarah mencatat banyak tokoh bangsa lahir dari perguruan tinggi teknik. Bahkan, dua Presiden Republik Indonesia, Soekarno dan BJ Habibie, mengenyam pendidikan di perguruan tinggi teknik, Institut Teknologi Bandung (ITB).

Dengan kata lain, ini menunjukkan PTTI memiliki kontribusi besar pembangunan bangsa. Harapan besar tersebut tentunya harus terealisasikan dengan melahirkan sumber daya manusia unggul, andal, serta menciptakan inovasi yang berguna bagi masyarakat.

Untuk lebih mengetahui kebutuhan serta tantangan PTTI, wartawan Koran Jakarta, Muhamad Ma'rup, mewawancarai Rektor ITB, NR Reini Djuhraeni Wirahadikusuma. Berikut petikannya.

Sebagai rektor di salah satu PTTI, bagaimana perkembangan PTTI saat ini?

PTTI kini sudah mengalami perkembangan pesat dan tersebar di seluruh penjuru Nusantara. Saat ini terdapat lebih dari 1.300 pendidikan tinggi yang menyelenggarakan prodi keteknikan, di mana 1.100 di antaranya institusi swasta.

Meski sangat besar dari segi kuantitas, ke depan, PTTI harus terus meningkatkan kualitas dan kapabilitas. Dengan begitu, PTTI dapat memberi sumbangsih yang semakin berarti bagi kesejahteraan bangsa.

Dalam kurun waktu 1920-2020 bangsa Indonesia sudah menjadi bagian dari gelombang perubahan. Pada hari ini sudah semakin banyak kegiatan yang dilakukan masyarakat menggunakan media digital. Hal ini tidak lantas berarti kegiatan manufaktur, industrial, dan agrikultural menjadi kurang penting.

Adopsi teknologi di berbagai sektor kehidupan semakin masif. Apakah PTTI siap menghadapi?

PTTI perlu terus menyempurnakan learning system dan environment-nya untuk memastikan para mahasiswa menjadi insan pembelajar yang semakin mampu dalam berpikir analitis, kritis, dan kompleks. Mereka harus menjadi problem solver, berpikir lintas disiplin, berkomunikasi dalam keanekaragaman sudut pandang, serta berkolaborasi dan terlibat secara lebih erat dalam dunia nyata.

Di era informasi dan konektivitas cara-cara pengetahuan dihasilkan, dikalkulasikan, dan diadopsi semakin berpola jejaring atau network. Jadi, tidak lagi berpola linear, hulu, hilir, ataupun pusat periperal. Pendidikan serta pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) perlu berlangsung secara in harmoni, selaras dengan pengembangan kemanusiaan dan kemasyarakatan.

Bisa dijelaskan output-nya secara konkret?

Iptek harus memberi kontribusi dalam pemahaman tentang kemanusiaan dan pengembangan human culture. Pengembangan iptek perlu disertai pemahaman tentang kehidupan bermasyarakat dan berkontribusi pada peningkatan solidaritas serta social well being.

Memetik hikmah dari pandemi Covid-19, PTTI perlu menerjemahkan solidaritas ke dalam pendidikan, penelitian, dan rancang bangun keteknikan. Pengembangan teknologi digital harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kontrol dan konektivitas pada berbagai kegiatan yang menjadi output PTTI.

Dengan begitu, PTTI dapat menciptakan nilai tambah tinggi pada sumber daya alam dan hayati yang dimiliki Indonesia. Selain itu, teknologi juga harus mendorong pertumbuhan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) berbasiskan pengetahuan. Kehadiran UMKM yang demikian merupakan wujud pemerataan dan solidaritas ekonomi yang penting untuk mendukung ketahanan ekonomi bangsa Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Kemenbud Laksanakan Revitalisasi 159 Aset Budaya

25 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenbud Laksanakan Revital...
Rona
Bayu Skak Hadirkan Film Kom...
Luar Negeri
Tiongkok Berencana Perluas ...
  • Dua Minggu Hilang, Seekor Jerapah Bernama Gracie Ditemukan Segar Bugar 6 Km dari Kandangnya di Texas
    Preview komentar:
    Siapa juga yang mau nyuri Jerapah :) Dia ...
  • Dalam 3 Tahun Terakhir, 114 Orang Menabrakkan Diri di Jalur Kereta Api
    Preview komentar:
    Mereka adalah korban tekanan hidup dan ketidakberdayaan sbg ...
  • Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0
    Preview komentar:
Jadwal Lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Jadwal Lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

28 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.