Dua Klub Liga Inggris Misi Buktikan Diri
📅 Kamis, 02 Jan 2020, 01:00 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP/Francisco LEONG
Kedua tim menatap musim 2019-2020 dengan tujuan yang sepenuhnya berlawanan.
LONDON - Dua klub Liga Inggris yang menonjol selama paruh pertama musim ini bertemu pada Jumat (3/1) dini hari WIB. Pemimpin klasemen Liga Inggris, Liverpool menjamu Sheffield United yang performanya tengah menanjak, di Anfield.
Tim asuhan Jurgen Klopp memulai tahun 2020 dengan unggul 13 poin di puncak klasemen. Sementara Sheffield United telah melampaui semua harapan untuk duduk di urutan kedelapan setelah 20 pertandingan, unggul 11 poin dari zona degradasi. Kedua tim menatap musim 2019-2020 dengan tujuan yang sepenuhnya berlawanan.
Kini keduanya memulai tahun baru dengan mengetahui bahwa hanya kehancuran dramatis yang akan mencegah mereka mencapai target tersebut.
Bagi Liverpool tugas mereka jelas mengatasi Manchester City untuk mengakhiri penantian 30 tahun meraih gelar ke-19 Liga Inggris. "The Reds" unggul 13 poin di puncak dengan memilik pertandingan di tangan setelah melalui paruh pertama terbaik mereka.
Di sisi lain, Sheffield United, mereka menentang prediksi pra-musim yang menyatakan klub itu bakal segera terdegradasi ke Championship. Mereka sekarang hanya terpaut 11 poin dari 40 poin dan Sheffield menjadi satu-satunya tim promosi yang bernasib lebih baik pada paruh musim ini.
Resolusi Tahun Baru untuk kedua tim akan difokuskan untuk melakukan lebih banyak hal yang sama. Itu terutama untuk Liverpool karena mereka bertujuan untuk melanjutkan laju luar biasa yang membuat "The Reds" memenangkan 27 dari 28 pertandingan liga terakhir, termasuk 18 dari 19 laga musim ini.
Mungkin masih terlalu dini untuk mulai berbicara tentang rekor sepanjang masa, tak terkalahkan dalam 49 pertandingan. Itu terutama karena "The Reds" masih akan menghadapi Tottenham Hotspur, Manchester United dan Wolves setelah Sheffield United. Bagi Sheffield, mereka harus waspada.
Pada laga sebelumnya, tim asuhan Chris Wilder itu kalah 0-2 dari Manchester City di Stadion Etihad meski tim juara bertahan itu tampak letih. Kekalahan itu merupakan yang kedua bagi Sheffield dalam 13 pertandingan liga terakhir.
Unggul 11 poin dari zona degradasi, Sheffield hanya membutuhkan tiga kemenangan lagi dan sekali imbang dari 18 pertandingan terakhir untuk mencapai 40 poin. Itu adalah- target yang sepenuhnya dapat dicapai mengingat apa yang telah mereka lakukan musim ini.
Kekalahan tim berjuluk "The Blades" dari City adalah yang pertama pada laga tandang sejak 19 Januari tahun lalu. Perjalanan itu termasuk kemenangan atas Everton di awal musim. Itu akan menjadi kejutan jika mereka menang atas kedua klub Merseyside di musim liga yang sama untuk pertama kalinya sejak 1965-1966.
Pertandingan kali ini menampilkan dua kiper dengan menit terbaik rasio per kebobolan gol di Liga Inggris. Alisson Becker unggul di depan Henderson dalam hal itu tetapi kiper Sheffield United memliki tujuh clean sheet yang tertinggi di Liga Inggris musim ini.
Hindari Berpuas Diri Gelandang Liverpool Adam Lalana mengatakan timnya bertekad untuk tidak membiarkan rasa puas diri merusak perburuan gelar. Liverpool mengumpulkan 55 poin dengan 19 pertandingan tersisa.
"The Reds" menjadi tim ketiga yang tidak terkalahkan dalam 50 pertandingan kandang berturut-turut di liga utama Inggris ketika mereka mengalahkan Wolverhampton Wanderers 1-0 pada hari Minggu lalu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!