Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
-

Indonesia Sangat Berkomitmen Bersihkan Laut dari Sampah

📅 Senin, 02 Des 2019, 06:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Indonesia Sangat Berkomitmen Bersihkan Laut dari Sampah Doc: ISTIMEWA
Ket. BERSIHKAN PANTAI | Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar (tengah) bersama 26 Dubes negara sahabat pada aksi bersih pantai, di Taman Wisata Alam Mangrove, Angke Kapuk, Jakarta Utara, Sabtu (30/11). Dalam acara bertajuk Asean Coastal Clean Up 2019 ini para Dubes ikut memungut sampah dari pantai demi terciptanya lingkungan pantai yang bersih.

JAKARTA - Aksi bersih pantai bersama para duta besar (Dubes) negara sahabat ini untuk menegaskan komitmen Indonesia dalam menangani sampah laut. Pemerintah Indonesia secara sinergis dengan semua komponen bangsa akan terus membersihkan laut dari beragam sampah, termasuk plastik.

''Kami menyadari tantangan ke depan akan lebih besar dan hanya melalui kerja sama dan kolaborasi kami dapat mengatasi masalah-masalah penting ini,'' kata Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya Bakar, di Taman Wisata Alam Mangrove, Angke Kapuk, Jakarta Utara, Sabtu (30/11).

Sebanyak 26 Dubes negara sahabat, terdiri atas 10 negara anggota Asean dan 16 negara mitra Asean mengikuti kegiatan aksi bersih pantai bersama Menteri Siti Nurbaya. Dalam acara bertajuk Asean Coastal Clean Up 2019, para Dubes ikut memungut dan mengumpulkan sampah dari pantai demi terciptanya lingkungan pantai yang bersih.

Menteri LHK menegaskan pemerintah Indonesia telah mengambil langkah setrategis terkait masalah ini. Pemerintah Indonesia telah mengimplementasikan Agenda PBB 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan. Terkait dengan pengurangan polusi laut dari kegiatan berbasis darat, Indonesia telah membuat komitmen mengurangi limbah padat hingga 70 persen pada tahun 2025.

Atasi Pencemaran

Selain penguatan di dalam negeri melalui kolaborasi semua pihak, tambah Menteri Siti, Pemerintah Indonesia juga terlibat aktif mengatasi pencemaran laut dalam kerangka kerja sama internasional. Melalui pertemuan para pihak dalam forum IGR-4, pada 31 Oktober-1 November 2018 di Bali, berhasil menyepakati Deklarasi Bali tentang perlindungan lingkungan laut dari aktivitas berbasis darat.

Indonesia, tambah Menteri Siti Nurbaya, terus menekankan pentingnya Resolusi tentang Perlindungan Lingkungan Laut dari Kegiatan Berbasis Darat. Resolusi ini kemudian diadopsi pada Sesi Keempat Majelis Lingkungan PBB (UNEA-4) di Nairobi, Kenya.

Seain itu, tambah Menteri Siti Nurbaya, Indonesia juga terlibat aktif dalam berbagai pertemuan internasional di tingkat Asean, khususnya penguatan komitmen kolaboratif guna mencegah, serta mengurangi sampah laut yang dihasilkan dari kegiatan berbasis laut dan darat.

Sekjen Asean, Dato Lim Jock Hoi ikut bersama Menteri LHK Siti Nurbaya dalam kegiatan Asean Costal Clean Up 2019, di Taman Wisata Alam Mangrove, Jakarta Utara. Dia ikut aksi bersih lingkungan dengan memungut sampah di sekitar taman wisata alam bersama 26 Dubes negara sahabat dan melakukan penanaman mangrove.

Dia mengapresiasi pemerintah Indonesia melalui Kementerian LHK dalam hal tata kelola sampah. Lim Jock mengapresiasi keseriusan Kementerian LHK melibatkan generasi muda dan komunitas masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan.

"Ini salah satu bidang di Asean yang menjadi perhatian kita. Regulasi dari Menteri Siti Nurbaya sangat berpengaruh dan diimplementasikan. Dengan adanya Ibu Siti Nurbaya sebagai Menteri LHK, kami senang sekali ada kegiatan seperti ini dan akan dilakukan sepanjang tahun,'' ujar Lim Jock.

Keterlibatan masyarakat dalam membersihkan sampah di pantai juga ditunjukkan kegiatan yang dilakukan jajaran Kodim Sangihe, Sulawesi Utara. Mereka pada Minggu (1/12) bergotong-royong mengangkat sampah di kawasan pantai sehingga objek wisata tersebut menjadi bersih dan nyaman untuk dikunjungi wisatawan.

"Kami bersama masyarakat melaksanakan kerja bakti membersihkan pantai dari berbagai jenis sampah, agar kawasan objek wisata alam ini bersih dan nyaman. Kegiatan membersihkan pantai ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kelestarian lingkungan," kata pelaksana tugas harian Danramil Kendahe 1301-06 Kodim Sangihe, Pelda Hening Karoho.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

133 Kelompok Budidaya Ikan di Mataram Terima Bantuan Rp1,7 Miliar dari DKP.

133 Kelompok Budidaya Ikan di Mataram Terima Bantuan Rp1,7 Miliar dari DKP.

03 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.